Kisah Arnengsih, Mantan Spri Suyudi di Majalengka: Dari Trabas hingga Jadi Kapolri

Kisah Arnengsih, Mantan Spri Suyudi di Majalengka: Dari Trabas hingga Jadi Kapolri

KENANGAN: Arnengsih (59), mantan Staf Pribadi (Spri) Komjen Pol Suyudi Ario Seto saat menjabat Kapolres Majalengka.-ist-radarcirebon

MAJALENGKA, RADARCIREBON.COM – Jenderal Pol Suyudi Ario Seto mendapat persetujuan DPR RI untuk menjadi Kapolri menggantikan Jenderal Pol Listyo Sigit Prabowo.

Kabar tersebut turut membawa kebahagiaan bagi Arnengsih (59), mantan Staf Pribadi (Spri) Suyudi saat menjabat Kapolres Majalengka.

Arnengsih, yang kini berjualan makanan di Mapolres Majalengka, pernah mendampingi Suyudi selama sekitar lima bulan pada 2015.

Meski terbilang singkat, masa tersebut meninggalkan banyak kenangan. Arnengsih mengenang Suyudi sebagai sosok pemimpin yang bijaksana, penuh semangat, dan dekat dengan masyarakat.

BACA JUGA:Asian Games 2026: Indonesia Bidik 4 Emas Hari Ini, Peluang Datang dari 6 Cabor

“Banyak sekali kesannya, kenangannya memang banyak. Pak Suyudi itu pemimpin yang sangat bijaksana. Semangatnya juga lain daripada yang lain,” kata Arnengsih kepada awak media saat ditemui di Mapolres Majalengka.

Selama mendampingi Suyudi, Arnengsih kerap mengikuti berbagai kegiatan lapangan, termasuk sambang desa. Menurut dia, Suyudi lebih banyak menghabiskan waktu untuk turun langsung menemui masyarakat.

Suyudi juga dikenal gemar melakukan trabas ke sejumlah wilayah pelosok Majalengka, termasuk kawasan pegunungan dan pedesaan.

“Hobi Bapak itu trabas. Ke pelosok-pelosok, ke pinggiran, gunung, dan wilayah pedesaan. Beliau memang senang berkegiatan di sana,” tuturnya.

BACA JUGA:Suyudi Ario Seto Resmi Jadi Kapolri, Bupati Majalengka Ungkap Ikatan Historis dengan Bumi Sindangkasih

Kebiasaan tersebut membuat Arnengsih turut mengenal berbagai wilayah di Kabupaten Majalengka karena kerap mendampingi Suyudi dalam kegiatan lapangan.

Selain gaya kepemimpinannya, Arnengsih masih mengingat kebiasaan sederhana Suyudi saat bertugas. Menurut dia, Suyudi bukan sosok yang banyak menuntut, terutama soal makanan.

“Bapak itu enggak rewel, terutama soal makanan. Enggak yang susah-susah, yang sederhana saja. Kalaupun makan hanya telur dadar hangat, itu sudah terlihat lahap banget,” katanya.

Suyudi, kata Arnengsih, juga menyukai pesmol ikan nila dan tongseng kepala kambing di kawasan Sindangkasih.
“Pesmol ikan nila itu kesukaannya. Terus yang paling favorit tongseng kepala kambing di Sindangkasih, Warung Sate Hj Uyi. Setiap ke Majalengka, Bapak harus ke situ,” ujarnya.

Cek Berita dan Artikel lainnya di Google News

Sumber:

Berita Terkait