BIJB Kertajati Bakal Disulap Jadi Pusat Industri Pertahanan, PTDI hingga Skuadron TNI AU Segera Masuk
BIJB Kertajati disiapkan menjadi pusat industri pertahanan dan kedirgantaraan. -Biro Adpim Jabar-
MAJALENGKA, RADARCIREBON.COM – Bandara Internasional Jawa Barat (BIJB) Kertajati di Kabupaten MAJALENGKA diproyeksikan memiliki peran baru yang lebih strategis.
Pemerintah Provinsi Jawa Barat bersama Kementerian Pertahanan (Kemhan) tengah menyiapkan kerja sama untuk mengembangkan BIJB Kertajati menjadi salah satu pusat industri strategis pertahanan dalam negeri.
Pembahasan kerja sama tersebut dilakukan Gubernur Jawa Barat Dedi Mulyadi bersama jajaran Kemhan di BIJB Kertajati, Kamis 1 Oktober 2026 lalu.
BACA JUGA:Pariwisata Jabar Makin Bergairah, Wisman via Kertajati Naik 32,76 Persen pada Agustus 2026
Dedi mengatakan, pertemuan tersebut merupakan tindak lanjut dari pembicaraan sebelumnya yang telah dilakukan di Lembur Pakuan, Kabupaten Subang.
Menurutnya, kerja sama pengelolaan BIJB Kertajati membutuhkan pembagian administrasi dan pencatatan aset yang jelas antara pihak-pihak terkait.
"Secara prinsip dasar bahwa kalau negara itu tidak ada pemisahan-pemisahan, semuanya adalah satu kesatuan."
"Tetapi dari aspek sisi administrasi, kita memiliki aspek pertanggungjawaban administrasinya masing-masing," ujar Dedi.
Ia menambahkan, masing-masing lembaga tetap memiliki aset, kewajiban, serta pencatatan utang piutang sendiri.
Karena itu, kesepakatan pengelolaan BIJB Kertajati akan dituangkan lebih lanjut melalui Perjanjian Kerja Sama (PKS).
BACA JUGA:BIJB Kertajati Buka 24 Jam Imbas Abu Vulkanik Anak Krakatau, 707 Jemaah Umrah Dialihkan
Dedi menyebut pengembangan kawasan tersebut pada tahap awal tidak semata-mata mengejar sisi komersial.
Fokus utamanya adalah membangun ekosistem industri kedirgantaraan dan pertahanan.
"PTDI ada di sini kemudian MRO di sini, bengkel pesawat asing di sini, kemudian industri penunjang di sini," katanya.
Cek Berita dan Artikel lainnya di Google News
Sumber: reportase
