Daya Motor

Pilkada, Waspadai Detik-detik Akhir Kampanye

Pilkada, Waspadai Detik-detik Akhir Kampanye

 

Baca Juga: Jokowi Tetapkan 9 Desember Libur Nasional Pilkada Serentak

 

“Dan biasanya menjelang penutupan putaran terakhir masa kampanye akan dioptimalkan dan dimaksimalkan oleh para calon untuk melakukan pengerahan massa demi menunjukkan dukungan publik terhadap calon yang bersangkutan,” kata Ray dalam keterangannya,Senin (30/11).

 

Ia mengingatkan petugas Bawaslu untuk lebih cermat dan teliti mengawasi kemungkinan lonjakan kampanye yang melanggar protokol Covid-19 sepanjang sepekan ke depan. Ia menilai pemberian sanksi secara cepat dan tepat harus diberikan demi mencegah pelanggaran protokol Covid-19.

 

Ray pun menuturkan, sinyal pengumpulan massa sudah terlihat bahkan saat pendaftaran pasangan calon dimulai beberapa bulan lalu. Terlebih, temuan Bawaslu menunjukkan para Paslon lebih menyukai kampanye langsung dari pada kampanye daring.

 

Para kandidat, kata dia, menganggap efektivitas kampanye secara langsung jauh lebih kuat meningkatkan elektabilitas dibanding kampanye secara daring. Padahal, pelaksanaan Pilkada di tengah wabah virus corona disarankan lebih mengupayakan kampanye online.

 

Sebelumnya, Bawaslu juga merilis kampanye di berbagai daerah diwarnai pelanggaran protokol kesehatan. Bawaslu bahkan mencatat ada 2.126 pelanggaran protokol kesehatan pencegahan corona selama dua bulan kampanye Pilkada.

 

“Ditambah, kebutuhan untuk memperlihatkan dukungan dari publik, maka kampanye dengan mobilisasi masa menjelang akhir masa kampanye, kemungkinan akan marak,” kata Ray.

 

Cek Berita dan Artikel lainnya di Google News

Sumber: