Kurikulum Berbasis Cinta Bakal Diterapkan di Madrasah
Kasi Pendidikan Madrasah Kemenag Kabupaten Cirebon, H Jajang Badruzzaman mengatakan, KBC merupakan kurikulum inklusif yang memberikan kesempatan peserta didik untuk berbagi pengalaman dan pengetahuan tentang keberagaman.--Radar Cirebon
"Tapi sejatinya ini bukan hal baru, karena sebelumnya juga sudah dilakukan. Hanya saja, ini menjadi penekanan agar guru-guru ini mengajar dan mendidik dengan sepenuh hati," tegasnya.
Ditambahkan H Jajang, proses internalisasi nilai-nilai seperti cinta, toleransi, empati, dan keadilan sosial, dapat dilakukan secara sistematis dan terstruktur sejak usia dini lewat KBC.
BACA JUGA:Jangan Cuma Rebahan Aja, Ini 5 Ide Kegiatan Seru bareng Keluarga saat Liburan Sekolah
BACA JUGA:Utang Pemkab Kuningan Ditarget Tuntas Akhir Tahun, Masih Tersisa Rp66 Miliar
"KBC ini adalah metode pembelajaran yang dari hati. Dulu guru-guru kita mengajar dan mendidik dengan sepenuh hati, tidak menggugurkan kewajiban saja," kata Jajang.
Jajang mengungkapkan, bahwa melalui pendekatan yang mengintegrasikan nilai-nilai cinta dan toleransi kedalam pembelajaran, kurikulum ini menawarkan solusi untuk berbagai konflik sosial, diskriminasi, dan ketidakadilan yang terjadi di berbagai belahan dunia.
Cek Berita dan Artikel lainnya di Google News
Sumber:

