Daya Motor

Hujan Meteor sampai Supermoon! Daftar Fenomena Astronomi 2026 dari Januari hingga Desember

Hujan Meteor sampai Supermoon! Daftar Fenomena Astronomi 2026 dari Januari hingga Desember

Fenomena astronomi 2026 dari Januari hingga Desember. Ada supermoon, hujan meteor, hingga gerhana matahari dan bulan.-Freepik.com-

BACA JUGA:Cegah Krisis Lingkungan, KDM Larang Penanaman Sawit dan Siapkan Revisi Tata Ruang 2026

Jupiter akan berada pada posisi oposisi, yaitu saat Bumi berada tepat di antara Matahari dan Jupiter. Kondisi ini membuat Jupiter tampak paling terang dan besar dalam 13 bulan terakhir.

Planet raksasa gas ini dapat diamati di konstelasi Gemini dan terlihat sepanjang malam, sangat ideal untuk pengamatan teleskop.

4. Galaksi Spiral NGC 2403 (15 Januari 2026)

NGC 2403, galaksi spiral yang berada jauh di utara, mencapai posisi tertinggi di langit sekitar tengah malam.

BACA JUGA:Diyakini Punya Aura Raja dan Rezeki Tak Putus, Ini Dia 10 Weton Tibo Singo Paling Mujur Menurut Primbon Jawa

Karena magnitudonya yang redup dan posisinya rendah, objek ini hanya bisa diamati menggunakan teropong atau teleskop.

5. Gerhana Matahari Cincin Api (17 Februari 2026)

Fenomena gerhana matahari cincin api akan terjadi saat Bulan menutupi sebagian besar Matahari dan menyisakan efek “cincin api”.

Cincin api hanya terlihat dari Antartika, sementara fase gerhana parsial dapat disaksikan dari sebagian Afrika Selatan dan Amerika Selatan.

6. Gerhana Bulan Total (3 Maret 2026)

Pada peristiwa ini, Bulan purnama akan berubah menjadi merah tua selama hampir satu jam.

Gerhana bulan total ini dapat disaksikan dari wilayah Amerika Utara bagian barat, Asia Timur, Australia, dan Selandia Baru.

7. Fenomena Ekuinoks (20 Maret 2026)

Ekuinoks Maret menandai posisi Matahari tepat di atas garis khatulistiwa. Fenomena ini juga berpotensi menghadirkan pemandangan aurora yang memukau di wilayah lintang tinggi.

Cek Berita dan Artikel lainnya di Google News

Sumber:

Berita Terkait