Daya Motor

Arus Mudik Cipali Melonjak, Hingga Sore Ini 92 Ribu Kendaraan Melintas Arah Cirebon

Arus Mudik Cipali Melonjak, Hingga Sore Ini 92 Ribu Kendaraan Melintas Arah Cirebon

Situasi terkini arus lalu lintas Tol Cipali menuju arah Cirebon, Rabu 18 Maret 2026 sore. -Astra Tol Cipali -

CIREBON, RADARCIREBON.COM – Arus lalu lintas di ruas Tol Cikopo-Palimanan atau Cipali mengalami lonjakan signifikan hingga Rabu 18 Maret 2026 sore. 

Meski volume kendaraan meningkat tajam, kondisi lalu lintas secara umum masih terpantau ramai lancar, meski terjadi perlambatan di sejumlah titik.

Berdasarkan data terbaru, sejak pukul 00.00 hingga 17.00 WIB, tercatat sekitar 92 ribu kendaraan melintas dari eks Gerbang Tol Cikopo menuju arah Cirebon. 

BACA JUGA:Bosscha Ungkap Posisi Hilal 29 Ramadan 2026, Menentukan Posisi Hilal Lebaran?

Menurut Sustainability Management & Corporate Communications Dept. Head Astra Tol Cipali, Ardam Rafif Trisilo, angka tersebut meningkat hingga 88 persen dibandingkan periode yang sama pada hari sebelumnya. 

"Rata-rata volume kendaraan pun mencapai sekitar 5.400 unit per jam," tutur Ardam dalam keterangan tertulisnya.

Dia mengatakan, peningkatan volume kendaraan ini menjadi indikasi mulai padatnya arus mudik di jalur tol Trans Jawa, khususnya menuju wilayah Cirebon dan sekitarnya. 

Namun demikian, sejumlah titik mengalami perlambatan yang cukup terasa oleh pengguna jalan.

"Salah satu penyebab utama perlambatan adalah banyaknya kendaraan yang berhenti di bahu jalan." 

BACA JUGA:Update Kondisi Cipali Hujan Lebat: Lalu Lintas Ramai Lancar, Waspada Angin Kencang

"Kendaraan tersebut umumnya mengalami gangguan teknis atau pengemudi yang memilih beristirahat karena kelelahan setelah perjalanan panjang," katanya.

Tentu saja, lanjut dia, Kondisi ini dinilai cukup berisiko, mengingat berhenti di bahu jalan tol dapat membahayakan keselamatan, baik bagi pengemudi itu sendiri maupun pengguna jalan lainnya.

Menanggapi hal tersebut, pihak Astra Tol Cipali melakukan berbagai langkah antisipasi. 

Salah satunya dengan menambah tujuh unit armada derek untuk mempercepat proses evakuasi kendaraan yang mengalami gangguan.

Cek Berita dan Artikel lainnya di Google News

Sumber: reportase

Berita Terkait