Hari Santri 2026, PBNU Terbitkan Pedoman: Ada Apel hingga Mujahadah untuk Palestina

Hari Santri 2026, PBNU Terbitkan Pedoman: Ada Apel hingga Mujahadah untuk Palestina

Logo Hari Santri 2026--

Pelaksanaan apel dapat dipusatkan di halaman sekretariat NU sesuai tingkatan kepengurusan.

Selain itu, kegiatan juga dapat digelar di lingkungan pondok pesantren, rumah sakit atau klinik, sekolah, madrasah, maupun perguruan tinggi NU.

PBNU juga mengatur pakaian peserta apel. Peserta laki-laki mengenakan sarung berwarna gelap, atasan putih, serta peci hitam.

Sementara peserta perempuan mengenakan busana muslimah bernuansa putih dengan bawahan yang disesuaikan.

Dalam kegiatan apel tersebut, Naskah Resolusi Jihad NU juga dapat dibacakan oleh jajaran Tanfidziyah atau Badan Otonom NU.

BACA JUGA:Gus Kikin Ketua Umum PBNU 2026-2031, Ini Ikrar yang Diucapkan di Hadapan Muktamirin

PBNU meminta seluruh rangkaian peringatan Hari Santri dilaksanakan dengan mengedepankan kekhidmatan dan kesederhanaan. Kegiatan juga diharapkan berorientasi pada pelayanan kepada jemaah dan warga NU.

Diawali Ziarah Makam Ulama

Rangkaian Hari Santri 2026 juga diminta diawali dengan kegiatan ziarah. Jajaran NU di berbagai tingkatan diarahkan melakukan ziarah ke makam ulama, aulia, maupun muharrik NU yang berada di wilayah khidmah masing-masing.

Selain ziarah, PBNU memasukkan kegiatan "Mujahadah Kemanusiaan untuk Palestina" sebagai salah satu agenda dalam peringatan Hari Santri tahun ini.

Kegiatan tersebut dapat dilaksanakan melalui majelis istigasah, pembacaan selawat, zikir berjemaah, maupun majelis doa lainnya.

PBNU menyebut mujahadah tersebut sebagai bagian dari riyadhah bathiniyyah sekaligus bentuk solidaritas kemanusiaan terhadap rakyat Palestina.

Komitmen mengenai solidaritas Palestina tersebut juga sejalan dengan perhatian yang disampaikan Rais Am PBNU KH Miftachul Akhyar ketika menerima sejumlah tokoh Palestina di Pondok Pesantren Miftachussunnah, Surabaya, pada 27 September 2026.

Hari Santri Diisi Pelayanan Masyarakat

Tidak hanya kegiatan keagamaan, PBNU juga mendorong jajaran NU mengisi peringatan Hari Santri dengan kegiatan yang memberikan manfaat secara langsung kepada masyarakat.

Cek Berita dan Artikel lainnya di Google News

Sumber: reportase