Alumni Kartu Prakerja Dapat Bantuan KUR

Alumni Kartu Prakerja Dapat Bantuan KUR

JAKARTA-Pemerintah melalui Kementerian Koordinator Bidang Perekonomian tengah menyiapkan fasilitas Kredit Usaha Rakyat (KUR) Super Mikro bagi alumni Kartu Prakerja yang membuka usaha usai pelatihan program. Jika ada alumni yang berminat, tinggal mengajukannya ke pemerintah.

Deputi Bidang Koordinasi Ekonomi Digital, Ketenagakerjaan, dan Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah, Rudy Salahuddin mengatakan, bahwa kebijakan ini merupakan langkah lanjutan dari pengembangan program Kartu Prakerja dengan mengintegrasikannya ke program pemerintah yang lain, yaitu KUR.

“Pemerintah punya cita-cita menumbuhkan jumlah wirausaha di dalam negeri. Targetnya, pertumbuhan wirausaha baru mencapai 4 persen pada 2024 dan rasio kewirausahaan nasional mencapai 3,9 persen,” kata Rudy di Jakarta, Sabtu (6/3).

Berdasarkan hasil survei Manajemen Pelaksana (PMO), Kartu Prakerja mencatat ada kurang lebih 19,5 ribu orang dari 5,98 juta peserta program dari gelombang 1-11, kini menjadi wirausaha. “Data lain mencatat sekitar 35 persen alumni Kartu Prakerja yang dulunya tidak bekerja, kini 17 persennya bekerja menjadi wirausaha,” ujarnya.

Untuk itu, kata Rudy, pemerintah ingin memberikan fasilitas KUR kepada alumni Kartu Prakerja, khususnya mereka yang berwirausaha dan membutuhkan modal tambahan dalam mengembangkan usahanya. “Bukan hanya untuk meningkatkan produksi, tapi juga program KUR ini bisa digunakan untuk menaikkan skala usaha mereka ke depan,” terangnya.

Rudy menjelaskan, ada syarat lain yang harus dipenuhi untuk bisa ikut dalam program tersebut, yaitu alumni Kartu Prakerja yang menjadi wirausaha tidak bekerja di pekerjaan lain yang sudah tetap.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

Sumber: