Inilah Cara Ridwan Kamil Bantu Pulihan Ekonomi Bali Pascapandemi Covid-19

Inilah Cara Ridwan Kamil Bantu Pulihan Ekonomi Bali Pascapandemi Covid-19

NUSA DUA – Sebagai bentuk solidaritas sesama daerah di Indonesia, Gubernur Jawa Barat Ridwan Kamil mengajak dan mengetuk warganya untuk membeli produk Usaha Menengah Kecil Mikro (UMKM) dari Bali. Khususnya, para nasabah prioritas Bank bjb.

Sebab, sektor UMKM yang menjadi salah satu penopang kehidupan ekonomi di Bali, sangat terhantam dengan pandemi Covid-19 yang sudah berlangsung hampir 2 tahun ini.

\"Kita lihat sendiri kondisi di Bali masih belum sepenuhnya pulih, wisatawannya juga turun, okupansi juga hanya 10-20 persen. Saya kira malam ini kita tunjukkan semangat dari solidaritas kita untuk membeli produk-produk lokal,\" kata Ridwan Kamil dalam acara launching bjb Prioritas di Hotel Westin Nusa Dua, Bali, Jumat (17/9) malam.

Diakui, Pemerintah Daerah Provinsi Jawa Barat (Pemdaprov Jabar) sendiri sudah me-launching program Beli Bali. Lewat borongdong.id, warga Jawa Barat termasuk nasabah Bank bjb bisa ikut membantu pelaku UMKM Bali dan Jawa Barat dengan membeli produknya.

\"Kami titip tadi pagi me-launching program Beli Bali, dimana warga Jawa Barat bisa membeli produk-produk kerajinan UMKM Bali,\" ucap Ridwan Kamil.

Selain itu, kata pria yang biasa disapa Kang Emil ini, dengan ikut serta dalam mendukung program Beli Bali juga secara tidak langsung bisa membantu masyarakat Jawa Barat, karena ada beberapa pelaku UMKM Jawa Barat yang tinggal di Bali ikut terdampak pandemi.

\"Saya sampaikan dari industri UMKM di Bali ternyata ada warga Jawa Barat yang bekerja di Bali yang terdampak. Kalau malam ini kita bantu kita menolong juga warga kita yang sedang berkesusahan,\" katanya.

\"Sekali lagi, malam ini meminta kebesaran hati Bapak/Ibu karena Covid-19 tidak bisa selesai sepotong-sepotong. Jawa Barat kasusnya turun, provinsi lain masih naik, Indonesia belum aman. ‘No one safe untill everyone is safe. No one happy until everyone happy’. Itulah kenapa saya putuskan memang launching-nya di Bali,\" imbuhnya.

Dalam acara tersebut, dilakukan juga sesi lelang produk-produk UMKM Bali. Ada lima produk UMKM Bali yang terjual dengan harga hampir Rp200 juta dalam sesi lelang.

Kelima produk itu yakni kain tenun syal dari Sari Bhakti, set perhiasan dari Suardita Silver, sepatu dari Ni Luh Djelantik, gelang kayu-perak dan wadah perak dari Krisna Silver Sanur. (jun)

Baca juga:

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

Sumber: