Kereta Cepat Jakarta Surabaya Lewat Kertajati, Begini Kata Menhub

Kereta Cepat Jakarta Surabaya Lewat Kertajati, Begini Kata Menhub

PT KCIC menantikan penyertaan modal negara dan cost overrun untuk proyek Kereta Cepat Jakarta Bandung.-Adpim Pemprov Jabar-radarcirebon.com

Radarcirebon.com, CIREBON - Kereta Cepat Jakarta Bandung akan diteruskan sampai ke Surabaya. Meski dalam tahap perencanaan, namun sudah diungkap Menteri Perhubungan, Budi Karya Sumadi.

Menurut Menhub yang berbicara di Seminar Nasional Sustainable Smart Transportation, kereta cepat tidak hanya sampai Jakarta dan Bandung tetapi ke Surabaya.

Dengan adanya kereta cepat Jakarta Surabaya tersebut, nantinya menghubungkan sejumlah kota termasuk kawasan Kertajati di Kabupaten Majalengka.

"Dengan adanya kereta cepat dan rencananya sampai Surabaya. Nanti ditempuh kurang dari 4 jam," kata Budi Karya, dalam acara yang juga disiarkan secara virtual itu.

BACA JUGA:Terungkap, Kebaikan Nikita Mirzani Selama di Tahanan Dibocorkan Oleh Sosok Ini

BACA JUGA:Ekowisata Mangrove Pangarengan Cirebon, Nikmati Keseruan Wisata Susur Sungai dan Treking

Dijelaskan Budi Karya, tahap pertama memang dibuat Hanya Jakarta-Bandung. Tapi nantinya akan dilanjutkan. Sehingga akan menunjang akses dan mobilitas masyarakat.

"Ini harus dikawal, makin banyak yang mengawal semakin bagus. Presiden memberikan satu landasan. Kereta Cepat. Ini akan dibangun Jakarta Surabaya 4 jam," tandas Menhub.

Dikatakan Menhub, gagasan presiden ini sangat visioner. Karena itu, perlu dikawal betul rencana dan proyek kereta cepat.

Apalagi, negara-negara di Asia Tenggara saat ini merasa iri dengan Indonesia yang sudah memiliki kereta cepat.

BACA JUGA:Pelajar Diduga Mau Tawuran di Gempol, Ibu-ibu Langsung Lapor, Polisi Bergerak Cepat

BACA JUGA:Pengakuan Oknum Nakes Mesum di Puskesmas Kaliwedi Cirebon: Berpacaran, Baru Sekali


Kereta Cepat Jakarta Bandung akan memiliki 4 stasiun termasuk untuk kedatangan dan keberangkatan.-Ilustrasi: Dzulham Fadholi-radarcirebon.com

Padahal, di kawasan atau negara-negara Asia Tenggara belum ada yang memiliki fasilitas transportasi kereta cepat.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

Sumber: