Tak Cocok Dibaca Anak-Anak, 5 Fakta Menarik Manhwa Solo Leveling

Tak Cocok Dibaca Anak-Anak, 5 Fakta Menarik Manhwa Solo Leveling

Tak Cocok Dibaca Anak-Anak, 5 Fakta Menarik Manhwa Solo Leveling-download-media.suara.com

radarcirebon.com – Dari beberapa tahun terakhir, manhwa Solo Leveling tetap menjadi karya yang memiliki popularitas tinggi di antara pembacanya.

Bahkan setelah komikinya tamat, manhwa Solo Leveling masih menjadi salah satu komik terbaik yang pernah ada. Hal ini berkat illustrator Solo Leveling, Jang Sung Rak yang memberikan visual mengagumkan.

Meskipun Jang Sung Rak telah meninggal dunia pada 23 Juli kemarin, tapi karyanya masih dibicarakan sampai sekarang. Dan berikut ini adalah 5 fakta dari manhwa Solo Leveling.  

1. Bertemakan cerita modern fantasy
Modern fantasy telah menjadi genre yang berkembang selama beberapa dekade terakhir, apalagi dalam manhwa atau komik Korea.

Secara luas didefinisikan sebagai cerita yang bergaya fantasi dan dikemas dalam dunia yang modern. Solo Leveling adalah contoh sempurna dari manhwa cerita fantasi modern.

Bercerita tentang Negara Korea selatan yang dijajah oleh monster dari dalam dungeon. Untuk mengatasi ancaman yang berkembang ini, dunia telah mengorganisir organisasi yang disebut Hunter Guilds. Yang isinya terdiri dari beberapa role seperti dalam game, ada mage, assassin, fighter, tank, dan support.

BACA JUGA:5 Fakta Unik Baymax, Robot Perawat yang Menggemaskan

2. Terdapat versi web novelnya
Secara umum, banyak seri yang sukses di dunia manhwa dan manga dimulai sebagai light novel atau web novel. Sama seperti itu, berawal dari web novel lalu diadaptasi menjadi manhwa solo leveling.

Demikian pula, karena popularitasnya yang sudah sangat besar hingga ke berbagai Negara, termasuk Indonesia.

Solo leveling juga diadaptasi menjadi video game yang direncanakan dirilis di awal tahun 2023. Tidak hanya itu, di tahun 2023, manhwa solo leveling duga akan diadaptasi menjadi anime.

BACA JUGA:Jumlah Credit Scene di Black Panther 2 Wakanda Forever

3. Tak cocok dibaca anak-anak
Solo Leveling bukan untuk semua orang. Memang, serial ini tidak melewati batas ketelanjangan yang tidak pantas dan sejenisnya. Namun, tema novel dan manhwa terkadang bisa sangat dark. Kekacauan yang disebabkan oleh monster dan aksi pembunuhan antar hunter.

Mereka yang muak tentang gore mungkin ingin menghindari membaca manhwa, karena ada beberapa adegan yang mungkin mengganggu dalam hal ini.

Di sisi lain, bagi pembaca yang bisa melewati gambaran suram, mereka akan menemukan cerita yang kaya dengan perspektif dan dinamika karakter yang menarik.

BACA JUGA:Memiliki Map yang Luas, Berikut 5 Fakta Assassin Creed Valhalla

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

Sumber: