Operasi Pasar Murah, 5.720 Warga Kabupaten Cirebon Menjadi Prioritas

Operasi Pasar Murah, 5.720 Warga Kabupaten Cirebon Menjadi Prioritas

Wakil Bupati Cirebon Hj Wahyu Tjiptaningsih SE MSi hadir dalam kegiatan operasi pasar murah di Desa Windujaya, Kejamatan Sedong, Kabupaten Cirebon, Rabu 12 April 2023.-Diskominfo Kabupaten Cirebon-

CIREBON, RADARCIREBON.COM – Pemerintah Provinsi Jawa Barat bekerjasama dengan Pemerintah Kabupaten Cirebon menggelar Operasi Pasar Murah (OPM) di Desa Windujaya, Kecamatan Sedong, Kabupaten Cirebon, Rabu 12 April 2023.

Kegiatan tersebut dilakukan, karena kondisi ekonomi akhir-akhir ini selalu dinamis. Apalagi dua tahun terakhir, kemampuan daya beli masyarakat cenderung menurun akibat pandemi Covid-19.

BACA JUGA:Fantastis! Inilah Sederet Prestasi Timnas Indonesia U-14 yang Diajang Internasional

Selain itu, harga-harga kebutuhan pokok mengalami kenaikan, terlebih menjelang hari-hari besar keagamaan, sementara penghasilan masyarakat cenderung menurun.

“Gubernur beserta jajaran pemerintah Jawa Barat hadir untuk memberikan program operasi pasar murah, supaya masyarakat bisa membeli kebutuhan pokok yang akan memenuhi kebutuhan nanti di hari raya Idul Fitri," ujar Kepala UPTD BPSMB AMDK Cirebon pada Disperindag Provinsi Jawa Barat, Dedi Hermadi ST.

"Diharapkan dapat membantu meningkatkan kemampuan ekonomi masyarakat, khususnya di Kabupaten Cirebon,” sambung Dedi.

BACA JUGA:Demi Mengurai Kemacetan di Kota Cirebon Selama Arus Mudik, Kadishub Mengincar Parkir Liar

Menurutnya, dalam kegiatan OPM ini, pihaknya mengalokasikan sekitar 5.720 rumah tangga penerima manfaat.

Dibanding dengan kabupaten/kota lainnya, Kabupaten Cirebon mendapatkan kuota paling banyak. Hal ini adalah bentuk peran aktif Pemkab Cirebon melalui Disperdagin.

“Jadi, ribuan rumah tangga penerima manfaat itu sudah melalui seleksi, yang memang merupakan pilihan.”

BACA JUGA:Setoran Fee Proyek Mengalir ke Sunjaya saat Jadi Bupati, Begini Menurut Para Saksi

“Mulai dari kepala desa, kemudian dikukuhkan melalui camatnya dan akhirnya diverifikasi oleh mitra kami di Pemkab Cirebon," jelas Dedi.

"Sistemnya, kami (Pemprov Jabar) berikan program diskon hampir 50 persen. Nilai subsidi sekitar Rp450 juta lebih se-Kabupaten Cirebon,” lanjut Dedi.

Ditempat yang sama, Wakil Bupati Cirebon, Hj Wahyu Tjiptaningsih SE MSi mengungkapkan, pada prinsipnya,  pemerintah daerah dan masyarakat Kabupaten Cirebon mengapresiasi dan mengucapkan banyak terimakasih kepada Pemprov Jabar yang telah memberikan bantuan subsidi hampir 50 persen.

BACA JUGA:Maybank Indonesia Santuni Ribuan Anak Yatim Lewat Program Ramadan USS Maybank Indonesia

“Mudah-mudahan sasaran rumah tangga penerimanya lebih banyak lagi,” kata Ayu--sapaan akrab Wabup Cirebon.

Selain itu, dirinya juga mengapresiasi kinerja camat dan kuwu, karena sudah mendata warganya dengan valid.

Ayu menjelaskan, bahwa yang menerima bantuan subsidi ini adalah yang belum pernah mendapatkan bantuan, baik dari Kabupaten Cirebon maupun pusat.

BACA JUGA:Pemudik Tak Perlu Khawatir, IOH Sudah Uji Jaringan IM3 dan Tri di Tol Trans Jawa

 “Kegiatan pasar murah ini, selain diadakan di Kecamatan Sedong juga tersebar di dua kecamatan lainnya, yaitu Kecamatan Lemahabang dan Gebang,” ujar Ayu.

Harga satu paket dalam OPM itu, kata Ayu, dibanderol Rp165 ribu. Akan tetapi, masyarakat cukup membelinya dengan harga Rp85.000, karena pemerintah telah mensubsidi menjadi Rp80.000.

“Kami atas nama pemerintah daerah sangat mengapresiasi, karena menjelang Idul Fitri, biasanya ada peningkatan harga kebutuhan pokok.”

“Dengan adanya pasar murah ini, mudah-mudahan dapat meringankan masyarakat Kabupaten Cirebon,” pungkasnya. (jun)

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

Sumber: