Desa Menjadi Incaran Panji Gumilang Untuk Wujudkan Impian Besar Ini

Desa Menjadi Incaran Panji Gumilang Untuk Wujudkan Impian Besar Ini

Definisi sesat menurut Civitas Mahad Al Zaytun. -Mahad Al Zaytun-radarcirebon.com

INDRAMAYU, RADARCIREBON.COM – Dalam upaya pemerataan penduduk, Panji Gumilang ingin ada yang fokus membangun desa.

BACA JUGA:Panji Gumilang Ingin Pancasila Harus Ditanamkan di Dalam Jiwa, Pikiran dan Ruh Manusia Indonesia

Bagi Panji Gumilang, desa adalah lumbung pangan yang harus diberdayakan penduduknya sehingga bisa menghasilkan daya tawar dan daya saing.

BACA JUGA:Peringati Hari Lahir Pancasila, GM FKPPI Kota Cirebon Gelar Kegiatan Ini

“Jadi urbanisasi adalah mengotakan desa, bukan memindahkan rakyat desa ke kota. Saya mengubah teori sosiologi,” kata Panji Gumilang.

Maka, Panji Gumilang menyampaikan konsep dalam bidang pendidikan harus ada keterkaitan antara teori dan praktek, sehingga manusia yang terdidik oleh lembaga pendidikan bisa berguna dan berdaya saing di tengah-tengah masyatakat.

BACA JUGA:Pemprov Jabar Tugaskan Sumedang Bantu Pacu Transformasi Digital Kabupaten dan Kota

"Lembaga yang terhormat itu pendidikan, karena menghantarkan manusia ke tempat yang lebih terang," beber Panji Gumilang.

Di Pondok Pesantren Al Zaytun, lanjutnya punya konsep green economy dan blue economy yang bermuaranya pada pendidikan.

BACA JUGA:Bupati Imron Sambangi Proses Peningkatan Ruas Jalan Sindanglaut-Ciledug

“Al Zaytun sejak awal berprinsip ekonomi pendidikan dan pendidikan ekonomi,” imbuhnya.

Jika ditelaah lebih dalam, kata Panji, konsep pendidikan green economy dan blue economy adalah upaya menjadikan Indonesia maju dimulai dari komunitas desa.

BACA JUGA:TERBARU! Jawaban Panji Gumilang Soal NII KW9, Mas Ken Pasrah: Al Zaytun Terlalu Sakti

“Di desa ada pertanian dan juga perikanan. Pantas, kalau Indonesia masih impor bahan pangan, karena tidak memperhatikan desa,” bebernya.

Makanya, dia pun mengusulkan agar di Indonesia antara kementerian desa dan pertanian jangan dipisah.

“Kelak harus dibangun Kementerian Pertanian dan Pembangunan Desa,” ucapnya. (*)

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

Sumber: reportase