WOW! Selain Nikuba, Aryanto Misel Punya Akashu, Cairan Pengubah Premium Jadi Pertamax

WOW! Selain Nikuba, Aryanto Misel Punya Akashu, Cairan Pengubah Premium Jadi Pertamax

Teknologi Nikuba akan dijual oleh Aryanto Misel sebesar Rp 15 miliar.-Deny Hamdani-radarcirebon.com

BACA JUGA:Imbang Lawan Arema, Luis Milla Akui Salah Lakukan Pergantian Pemain

Bila dicampur dengan pertamax, oktan-nya meningkat menjadi 95, setara pertamax plus. Bila dicampur dengan pertamax plus, oktan-nya meningkat menjadi 98. Dan bila dicampur dengan solar biasa, akan menjadi solar super setara cetane 57/60.

Aryanto tidak sembarang menamai hasil temuannya. Semuanya pasti punya makna dan tentunya unik.

Seperti Akashu yang berarti Allah Kuasa Atas Segala Usaha. Lalu Nikuba yang berarti Niku Banyu, yang dalam bahasa Indoensia berarti Itu Air.

Menelisik latar belakang Aryanto mungkin tak ada satu pun yang bakal menyangka bakal jadi penemu, bahkan ilmuwan yang punya nama.

BACA JUGA:Tol Cisumdawu Jadi Kado HUT RI ke-78, Diresmikan Presiden Jokowi Agustus 2023

Pasalnya, Aryanto tidak pernah mengenyam bangku kuliah. Bahkan ijazah terakhirnya pun hanya tamatan sekolah menengah pertama.

“Saya cabut dari sekolah kelas 3 SMA, saat itu saya terlena dengan dunia kerja, praktis kalau ijazah berarti hanya punya sampai SMP,” katanya.

Lalu, dari mana Aryanto Misel mendapatkan banyak pengetahuan mengenai kimia dan fisika? Rupanya, dia mengaku banyak membaca. Bahkan kutu buku.

“Saya ini kutu buku. Buku bacaan favorit saya buku kimia. Dari dulu saya penggila buku, sampai sekarang pun masih tetap baca buku. Buku punya peran penting dalam hidup saya,” bebernya.

BACA JUGA:Puting Beliung di Indramayu Dikaitkan dengan Al Zaytun, Warganet: Alam Murka Sama Gumilang

Hingga kini, temuannya sudah berjumlah sekitar 120 buah. Dari barang remeh temeh seperti pembasmi kutu rambut organik.

Kemudian ada spray anti basah, anti rambat api, reaktor hidrogen, cairan penambah oktan.

Karenanya, Aryanto Misel kerap dijuluki profesor kampung karena punya banyak inovasi meski belakangan hanya dikenal dengan Nikuba dan Akashu yang sempat populer.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

Sumber: