Tingkatkan Fungsi Otak dengan Rutin Sikat Gigi

Tingkatkan Fungsi Otak dengan Rutin Sikat Gigi

Ilustrasi rajin menyikat gigi dapat membantu meningkatkan kinerja otak.-Martin Slavoljubovski -Pixabay

RADARCIREBON.COM – Rutin menyikat gigi setiap hari, tidak hanya menyehatkan gigi dan mulut, tapi juga memberikan efek yang luar biasa bagi kesehatan otak.

Hasil Penelitian baru yang diterbitkan dalam jurnal Neurology mengemukakan bahwa menyikat gigi dapat meningkatkan fungsi otak.

BACA JUGA:Mau Lewat Tol Cisumdawu? Simak Nama Gerbang Tol dan Rutenya, Ada 2 Ujung Jaya, Jangan Keliru

Selain itu, rutin menyikat gigi juga dapat membantu mengurangi resiko demensia.

Orang dengan kebersihan gigi yang baik memiliki lebih banyak neuron di hippocampus, yang berperan dalam memori.

BACA JUGA:3 Pesepakbola Muda Kabupaten Cirebon Ikut Seleksi Timnas U-17 untuk Piala Dunia 2023

Penyakit gusi dan kehilangan gigi dikaitkan dengan berkurangnya materi abu-abu dan menurunnya kesehatan mental.

Dilansir dari laman Mirror, Kamis 13 Juli 2023, sejumlah ilmuwan mengatakan kunjungan rutin ke dokter gigi dapat membantu mencegah Alzheimer.

BACA JUGA:Puncak Upacara Seren Taun, Bupati Kuningan: Ikhtiar Melestarikan dan Pengembangan Budaya

Peneliti utama Dr. Satoshi Yamaguchi dari Universitas Tohoku di Jepang menyoroti pentingnya mengevaluasi hubungan potensial antara kehilangan gigi, penyakit gusi dan demensia.

Studi menyebutkan bahwa kondisi ini berperangaruh terhadap area otak untuk berpikir dan mengingat, memberikan alasan lain untuk merawat gigi dengan lebih baik.

BACA JUGA:Senangnya Warga Cirebon Pulang Liburan Lewat Bandara Kertajati, Cuma 40 Menit Udah Sampai Rumah

Mengunyah juga meningkatkan aliran darah dan oksigen ke kepala, dengan kata lain menjaga kesehatan otak.

Partisipan dalam penelitian ini adalah sebanyak 172 orang Jepang dengan usia rata-rata 67 tahun dan tidak memiliki masalah ingatan pada awalnya.

Studi tersebut mengungkapkan bahwa individu dengan penyakit gusi ringan dan gigi yang lebih sedikit, mengalami tingkat penyusutan otak yang lebih cepat di hippocampus kiri, yang penting untuk mengingat kata dan bahasa.

BACA JUGA:Hore! Pemkab Cirebon Kucurkan Dana Rp9,5 Miliar untuk Lanjutkan Bangun Stadion Watubelah

Fenomena yang sama diamati pada mereka yang menderita penyakit gusi parah dan lebih banyak gigi. Penyakit gusi disebabkan oleh peradangan pada jaringan pendukung gigi. Ini memengaruhi sekitar satu dari tujuh orang dewasa.

"Studi kami menemukan kondisi ini mungkin berperan dalam kesehatan area otak yang mengontrol pemikiran dan ingatan - memberi orang alasan lain untuk merawat gigi mereka dengan lebih baik," ungkap Dr Yamaguchi

"Mengontrol perkembangan penyakit gusi melalui kunjungan gigi secara teratur sangat penting, dan gigi dengan penyakit gusi yang parah mungkin perlu dicabut dan diganti dengan alat prostetik yang sesuai," pungkasnya. (*)

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

Sumber: reportase