Erupsi 3 Kali, Gunung Anak Krakatau Berstatus Level III, Nelayan Dilarang Mendekat

Erupsi 3 Kali, Gunung Anak Krakatau Berstatus Level III, Nelayan Dilarang Mendekat

Gunung Anak Krakatau yang terletak di perairan Selat Sunda, mengalami erupsi sebanyak 3 kalo pada Kamis 20 Juli 2023.-magma.esdm.go.id-

LAMPUNG, RADARCIREBON.COM - Hari ini, Kamis 20 Juli 2023 Gunung Anak Krakatau telah erupsi sebanyak 3 kali.

BACA JUGA:Bikin Resah, Kemenkominfo Takedown 846.047 Konten Judi Online

Gunung Anak Krakatau sendiri terletak di perairan Selat Sunda, Kabupaten Lampung Selatan, Provinsi Lampung atau ditengah-tengah antara Pulau Jawa dan Sumatera.

Menurut Kepala Pos Pantau Gunung Anak Krakatau di Hargopancuran, Kecamatan Rajabasa, Lampung Selatan Andi Suardi, membenarkan bahwa Pusat Vulkanologi dan Mitigasi Bencana Geologi (PVMBG) mencatat sebanyak tiga kali Gunung Anak Krakatau erupsi dengan ketinggian kolom abu bervariasi.

"Gunung Anak Krakatau erupsi terjadi pada tanggal 20 Juli 2023 pukul 08.43 WIB dengan kolom abu teramati kurang lebih 500 meter dan di atas puncak 657 m."

BACA JUGA:Pelapor Panji Gumilang Atas Dugaan Penggelapan Zakat Diperiksa Polres Indramayu

"Serta kolom abu teramati berwarna kelabu hingga hitam condong ke arah barat laut, erupsi ini terekam di seismogram dengan amplitudo maksimum 25 mm durasi 1 menit 13 detik," katanya dilansir dari Antara, Kamis 20 Juli 2023.

Gunung Anak Krakatau erupsi kembali pada pukul 08.51 WIB tinggi kolom abu 1.500 meter dan di atas puncak 1.657 m, terekam diseismogram dengan amplitudo maksimum 65 mm durasi 2 menit 59 detik.

Selanjutnya, erupsi lagi pada pukul 08.52 WIB, dengan kolom abu 2.000 meter di atas puncaknya 2.157 meter, dengan amplitudo maksimum 61 mm durasi 3 menit 2 detik.

Akibat situasi ini, Andi mengimbau kepada masyarakat dan nelayan untuk tidak mendekati kawasan Gunung Anak Krakatau pada radius 5 Km.

BACA JUGA:Kehadiran Tol Cisumdawu Buat Jumlah Wisatawan Asal Bandung ke Goa Sunyaragi Meningkat

"Saat ini Gunung Anak Krakatau berada pada level III siaga dengan rekomendasi masyarakat, nelayan, pendaki gunung, tidak mendekati gunung dengan radius lima kilometer," pungkasnya. (*)

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

Sumber: reportase