Siapkan SMK Aerocity

Siapkan SMK Aerocity

MAJALENGKA-Menyambut kehadiran Bandara Internasional Jawa Barat (BIJB) di Kecamatan Kertajati, Pemerintah Kabupaten Majalengka telah menyiapkan rencana strategis. Salah satunya dengan membangun lembaga pendidikan formal berupa pendirian SMK Aerocity yang terdiri dari SMK Penerbangan, dan SMK Tektil di wilayah Kecamatan Kertajati. Bupati H Sutrisno SE MSi mengungkapkan, Pemkab Majalengka mendirikan SMK Aerocity pada intinya bertujuan untuk mempersiapkan diri dan meningkatkan sumber daya manusia (SDM). Sehingga, bila BIJB telah berhasil diwujudkan di wilayah Kecamatan Kertajati, masyarakat Kabupaten Majalengka khususnya kalangan generasi muda bisa mengisi peluang lapangan kerja yang tersedia. Bahkan diharapkan masyarakat Kabupaten Majalengka tidak hanya jadi penonton, akan tetapi terlibat di dalamnya. Dan tak hanya itu, masyarakat Kabupaten Majalengka sendiri bisa berkesempatan untuk menjadi pilotnya, termasuk pula dengan adanya perkembangan pembangunan di bidang perindustrian, masyarakat Majalengka juga bisa mengisi peluang-peluang kerja. “Saya optimis jika pembangunan BIJB di wilayah Kecamatan Kertajati akan dapat membuka peluang besar bagi percepatan proses pembangunan, dan pertumbuhan perekonomian masyarakat. Di antaranya pembangunan perhotelan, pembangunan mal, termasuk pula pembangunan industri,” ujar bupati. Oleh karena itu, pihaknya berupaya mempersiapkan percepatan proses pembangunan dan perkembangan perekonomian di Kabupaten Majalengka. Masyarakat Kabupaten Majalengka pun diimbau sejak sekarang harus segera mempersiapkan diri. Dan diharapkan dengan adanya pembangunan gedung SMK Aerocity itu, akan dapat melahirkan para generasi muda Majalengka yang memiliki bekal kemampuan yang handal dan memiliki daya saing tinggi. Sehingga, para generasi muda yang ada di Kabupaten Majalengka mampu bersaing dengan generasi muda yang dari luar Kabupaten Majalengka. “Bilamana generasi muda kita tidak memiliki kemampuan yang handal, maka akan ketinggalan dan tidak mendapatkan lapangan pekerjaan. Sebab, tidak menutup kemungkinan bilamana pembangunan BIJB telah berhasil dibangun, dan berbagai pembangunan perekonomian telah dibangun, maka secara otomatis perkembangan pembangunan di Kabupaten Majalengka akan semakin meningkat, dan persaingan untuk mendapatkan lapangan pekerjaan pun akan terjadi persaingan yang cukup ketat,” paparnya. Atas dasar itulah, Bupati Sutrisno berkeinginan kuat agar kehidupan masyarakat Kabupaten Majalengka menjadi makmur. Diharapkan dengan adanya megaproyek pembangunan BIJB di Kecamatan Kertajati ini akan membawa manfaat bagi kehidupan masyarakat Kabupaten Majalengka. Dan salah satu pendorong untuk meningkatkan taraf kehidupan masyarakat Kabupaten Majalengka, adalah dengan meningkatkan sumber daya manusianya melalui penyelenggaraan pendidikan formal. “Saya punya keyakinan, apabila pendidikan masyarakat Kabupaten Majalengka meningkat, akan dapat mempengaruhi terhadap peningkatan indeks pembangunan manusia (IPM) dan berdampak pula terhadap peningkatan kesejahteraan kehidupan masyarakat,” ujarnya. Apalagi, peningkatan program pendidikan masyarakat ini merupakan salah satu program ungggulan dari pemerintah Sutrisno-Karna (Suka). Sejak dari awal kepemimpinannya bersama Dr Karna Sobahi pada periode pertama hingga kedua ini adalah berupaya untuk meningkatkan SDM, salah satunya dengan meningkatkan program pendidikan. Upaya yang dilakukan dengan membangun SMK Penerbangan dan SMK Tektil. Pihaknya ingin agar masyarakat Kabupaten Majalengka kehidupannya bisa makmur. Oleh karena itu, seluruh lapisan masyarakat Kabupaten Majalengka diimbau agar ikut mendukung dan ikut berperan aktif dalam rangka upaya untuk mewujudkan visi Kabupaten Majalengka menjadi kabupaten makmur. Sebab, maju mundurnya suatu pembangunan di suatu daerah tidak hanya menjadi tanggung jawab bagi pihak pemerintahnya saja, akan tetapi tidak lepas berkat adanya dukungan dan partisipasi aktif dari seluruh lapisan warganya. “Saya punya keyakinan dengan melalui semangat kebersamaan yang kita miliki, kita bisa mewujudkan keberhasilan dalam melaksanakan pembangunan. Karena pada dasarnya, yang dapat merasakan dan bisa menikmati dari hasil pelaksanaan pembangunan itu adalah masyarakat itu sendiri,” pungkasnya.(har)

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

Sumber: