Demo Pedagang Pasar Junjang Tidak Berpengaruh untuk PT Dumib, Kasmira: Tetep Berjalan!

Demo Pedagang Pasar Junjang Tidak Berpengaruh untuk PT Dumib, Kasmira: Tetep Berjalan!

Kasmira marketin PT Dumib saat memberikan keterangan kepada wartawan. Foto:-Ade Gustiana-Radarcirebon.com

CIREBON, RADARCIREBON.COM - Meski sudah ada pedagang Pasar Junjang yang berdemo PT Dumib bersikeras akan melanjutkan proyek pembangunan.

Hal itu diungkapkan Kasmira, Marketing PT Dumib yang ditemui wartawan usai aksi unjuk rasa pedagang Pasar Junjang, Kamis 3 Agustus 2023.

Menurut Kasmira, pihaknya akan terus melanjutkan proses pembangunan Pasar Junjang. "Tetap berjalan. Kami di sini berhenti kalau ada instruksi dari Pak Arif selaku direktur," katanya.

"Direktur PT Dumib kan Pak Arif nih, kalau kata Pak Arif berhenti, kami kalah. Baru kami berhenti. Selagi belum ada putusan dari pengadilan di sini tetep akan melakukan aktivitas," imbuhnya.

Maenurut Kasmira, meski Kuwu Junjang Kasmin sudah memberi tenggat waktu 3 x 24 jam untuk menghentikan proyek pembangunan, pihaknya tidak bisa mematuhinya.

"Tetep akan berjalan. Itu pun kami disi (akan) stop berdasarkan instruksi dari Pak Arif selaku direktur (PT Dumib). Kami tidak punya kewenang," jelasnya.

Sebelumnya, pedagang Pasar Junjang kembali menggelar aksi unjuk rasa di depan lokasi pembangunan pasar pada Kamis, 3, Agustus 2023.

BACA JUGA:Wah, ‘Kiamat’ Sudah Dekat, Dipredeksi bakal Landa Indonesia, Apa yang Harus Dilakukan?

BACA JUGA:Mangkuk Merah Ritual Panggilan Perang Suku Dayak Melawan Jepang, Tentara Kaisar Tak Berkutik di Kalimantan

Pantauan radarcirebon.com di lokasi, para pedagang pasar yang berada di Kecamatan Arjawinangun, Kabupaten Cirebon tersebut, memprotes pembangunan yang tidak kunjung selesai.

“Puter balik pak, puter balik,” demikian dikatakan salah seorang pedagang kepada sopir truk proyek untuk tidak masuk ke area pembangunan.

Tidak hanya itu, para pedagang juga sempat terlibat adu mulut dengan seorang pria. Kejadian itu bermula ketika pria berkaos hitam tersebut meminta mobil proyek terus melanjutkan perjalanan ke lokasi pembangunan pasar.

Di sisi lain, para pedagang memaksa agar sopir menghentikan kendaraannya dan putar balik. Adu mulut antara pedagang dan pemuda berkaos hitam itu pun tak terhindarkan. 

Aksi unjuk rasa tersebut terjadi di depan Kantor Desa Jungjang, Kecamatan Arjawinangun, Kabupaten Cirebon. Sekitar 100 meter dari lokasi pembangunan proyek. 

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

Sumber: