Megah dan Lebih Besar, Yakin Warga Bandung Nggak Mau Pindah ke Bandara Kertajati?

Megah dan Lebih Besar, Yakin Warga Bandung Nggak Mau Pindah ke Bandara Kertajati?

Bandara Kertajati dibangun lebih megah dan besar, karenanya warga Bandung juga diharapkan bersedia pindah untuk melakukan perjalanan udara.-Hendrawan Aviation-radarcirebon.com

BANDUNG, RADARCIREBON.COM - Bandara Kertajati Majalengka ditargetkan akan beroperasi penuh pada Oktober 2023 nanti, dengan sejumlah rute penerbangan.

Informasi yang berkembang sejauh ini, ada sedikitnya 7 rute favorit dari Bandara Husein Sastranegara akan pindah ke Bandara Internasional Jawa Barat (BIJB) Kertajati.

Rute yang akan dipindahkan tersebut yakni, Denpasar, Medan, Balikpapan, Banjarmasin, Palembang, Makassar dan Batam.

Sejauh ini, Bali masih menjadi destinasi favorit bagi masyarakat. Bahkan dalam satu hari ada 5 penerbangan pulang pergi yang dioperasikan oleh Maskapai Super Air Jet, AirAsia dan Citilink.

BACA JUGA:Teori Candi Borobudur Peninggalan Nabi Sulaeman Terpatahkan, Pembangunannya Terkait Perang Agama Terbesar

Khusus untuk Banjarmasin dan Palembang merupakan rute baru yang dibuka oleh Maskapai Super Air Jet mulai Juli 2023.

Terkait pembukaan rute tersebut, sejumlah penumpang asal Bandung mengaku sangat senang karena tidak perlu jauh ke Bandara Internasional Soekarno Hatta.

Salah satunya Januar Ardi, penumpang dari Bandung yang biasa melakukan perjalanan ke Banjarmasin. 

"Seneng pak. Biasanya harus ke Jakarta untuk terbang ke Banjarmasin," kata Januar Ardi, dilansir dari publikasi Bandara Husein Sastranegara.

BACA JUGA:KLAIM SEKARANG! Kuota 50 Orang per Hari, Dapat Saldo Dana Rp 100 Ribu, Hanya Berlaku di Bulan Agustus

Menurut dia, jam keberangkatan dan kedatangan dari pesawat Super Air Jet yang melayani rute tersebut terbilang pas. "Apalagi jam-nya pas nih. Terbangnya pagi dan ada pesawat yang sore," ungkapnya.

Januar yang tinggal di Bandung mengaku merasa senang karena rute tersebut akhirnya tersedia di Bandara Husein Sastranegara dan berharap tidak perlu ke bandara lain.

"Karena saya rumah di Bandung, kemungkinan akan lebih sering bolak-balik jadinya. Harapannya, ke depannya tetap di Bandara Husein Sastranegara," katanya.

Hal serupa dikatakan Kania, penumpang asal Banjarmasin yang bekerja di Bandung. Dia mengungkapkan, biasanya perjalanan harus ditempuh dari Bandara Soekarno Hatta, karena rute ini tidak tersedia di Bandara Husein Sastranegara.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

Sumber: