Di Indonesia, Harta Karun Ini Berlimpah dan Sudah Siap Dikelola

Di Indonesia, Harta Karun Ini Berlimpah dan Sudah Siap Dikelola

Logam tanah jarang menjadi harta karun Indonesia.-Istimewa via Ruang Energi-radarcirebon.com

RADARCIREBON.COM - Logam Tanah Jarang (LTJ) merupakan harta kurun yang dibutuhkan untuk masa depan Indonesia. Harta karun yang di Indonesia jumlahnya melimpah ini, sudah siap untuk dikelola.

Hal itu disampaikan oleh Peneliti Ahli Madya Bidang Metalurgi BRIN, Widi Astuti. Dia menyebut pihaknya telah mempunyai teknologi untuk mengolah 'harta karun' ini. Terutama, kandungan LTJ yang berasal dari monasit.

Seperti diketahui, LTJ atau biasa disebut unsur logam langka. LTJ merupakan kumpulan 17 unsur kimia pada tabel periodik, terutama 15 lantanida ditambah skandium dan itrium

Skandium dan itrium dianggap sebagai logam langka karena sering ditemukan pada deposit-deposit bijih lantanida dan memiliki karakteristik kimia yang mirip dengan lantanida

BACA JUGA:Jelang Derby Jawa Barat Lawan Perskabo 1973, Pemain Persib Bandung Asal Belanda Berkata Seperti Ini

LTJ merupakan mineral yang bersifat magnetik dan konduktif, banyak digunakan di perangkat elektronik seperti ponsel, tablet, speaker, dan lain-lain. 

Selain itu, juga dimanfaatkan untuk sektor lainnya. Mulai dari bidang kesehatan, otomotif, penerbangan, hingga industri pertahanan.

Yang termasuk LTJ seperti samarium (Sm), gadolinium (Gd) dan ytterbium (Yb). Jenis ini bisa dimanfaatkan di bidang kedokteran sebagai pendeteksi sel kanker.

Sementara cerium (Ce) di bidang pertahanan digunakan untuk cat anti radar, dan neodymium (Nd) digunakan sebagai magnet pintar dan material nano.

BACA JUGA:Hore! Kabupaten Cirebon dan Kuningan Bakal Bangun Jalan Lingkar, Bupati Imron dan Acep Bertemu

Di Indonesia LTJ, di antaranya banyak terdapat di Provinsi Bangka Belitung, khususnya di Bangka Selatan. 

ESDM menyebut, di Bangka Belitung ada potensi LTJ sebesar 186.663 ton dalam bentuk monasit dan 20.734 dalam bentuk material senotim.

Mineral jenis ini ini disebut sejumlah pihak sebagai 'harta karun' karena amat berguna bagi industri berteknologi tinggi, misalnya litium untuk baterai mobil listrik. 

Banyak pakar yang mengklaim, Selain di Bangka Selatan, juga telah mendeteksi keberadaannya di Lumpur Sidoarjo, Jawa Timur. Media-media pun ramai menjulukinya sebagai harta karun di tempat itu.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

Sumber: