DPK BRI Syariah Meningkat 100%

DPK BRI Syariah Meningkat 100%

Kredit Bebas Agunan Disiapkan CIREBON - Layanan yang ramah dan profesional mendukung pencapaian kinerja BRI Syariah Cirebon selama 2010. Wakil Pimpinan cabang BRI Syariah Cirebon, Dian Risdianto mengungkapkan, penghimpunan dana pihak ketiga (DPK) di tempatnya mengalami peningkatan 100 persen dibanding capaian pada 2009. “DPK BRI Syariah Cirebon kurun 2010 Rp55 miliar, angka ini meningkat seratus persen dibanding tahun sebelumnya,” kata Dian kepada Radar, kemarin (10/1). DPK dihimpun lewat produk tabungan andalan BRI Syariah seperti Tabungan BRIS, Tabungan Haji, dan Deposito Syariah. Diterangkan Dian, masyarakat antusias membuka rekening produk tabungan-tabungan tersebut karena bebas biaya administrasi bulanan, bebas biaya transfer, dan bebas biaya bertransaksi lewat ATM manapun. Hasil positif juga di raih BRI Syariah dalam penyaluran kredit usaha mikro kecil menengah (UMKM). Dian menyebutkan pada 2010 pihaknya berhasil mencapai target 101 persen dengan rata-rata penyaluran kredit per bulan Rp3 miliar dimulai sejak digulirkannya program kredit UMKM BRIS sejak Juli 2010. Menurutnya, dioperasikannya BRI Syariah kantor cabang pembantu (KCP) Sumber dan Plered turut andil mengoptimalkan penyerapan kredit mereka. Dian menjelaskan kredit UMKM BRI Syariah banyak dimanfaatkan para pengusaha kecil yang menjalankan bisnis di pasar-pasar tradisionil. Kredit yang ditawarkan mulai Rp5 juta hingga Rp500 juta. Sekitar 80 persen debitur BRI Syariah menggunakan kredit untuk meningkatkan modal usaha. “Sejauh ini dominasi pengajuan kredit di atas Rp75 juta,” tutur Dian seraya menyebutkan di 2011 target penyaluran kredit UMKM ditingkatkan hingga 120 persen. Menyambut suasana awal tahun baru 2011, tambah Dian, pihaknya mengapresiasi debitur lama dengan menggulirkan program kredit bebas agunan dengan maksimal pinjaman Rp25 juta. Guna mendukung peningkatan layanan pada nasabah, di 2011 BRI Syariah siap melakukan ekspansi bisnis dengan membuka KCP baru di Jatibarang, Ciledug, dan Kuningan. (ron)

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

Sumber: