RW 16 Bayu Asih Cirebon Gelar Lomba Hias Roti

RW 16 Bayu Asih Cirebon Gelar Lomba Hias Roti

Kegiatan lomba menghias roti di RW 16 Bayu Asih. -APRIDISTA SITI RAMDHANI-RADAR CIREBON

CIREBON, RADARCIREBON.COM - Memiliki beragam program pemberdayaan, Pemberdayaan dan Kesejahteraan Keluarga (PKK) RW 16 Bayu Asih Kelurahan Kecapi, Kecamatan Harjamukti, Kota CIREBON menggelar lomba hias roti dan cek kesehatan gratis pada lansia.

Kegiatan ini diikuti oleh seluruh anak-anak dari jenjang TK, SD, dan SMP serta para lansia, beberapa waktu lalu. Kegiatan digelar di Bapermas RW 16 Bayu Asih Kota Cirebon.

Ketua PKK RW 16 Bayu Asih Kel Kecapi Kec Harjamukti Kota Cirebon, Suprihatini menuturkan usai dilantiknya kepengurusan baru, PKK RW 16 Bayu Asih Kel Kecapi Kec Harjamukti Kota Cirebon memiliki 10 program unggulan.

Kali ini secara perdana program yang dijalankan merupakan program pemberdayaan di bidang pendidikan dan kesehatan.

BACA JUGA:Megawati Menangis di Liga Korea Usai Timnya Melawan Kandidat Juara

Di mana dalam bidang pendidikan pihaknya menggelar Lomba Menghias Roti untuk anak-anak di RW 16 yang diikuti oleh anak-anak dari RT 1 hingga RT 8. "Mereka sangat antusias mengikuti lomba yang mengasah kreativitas ini," jelasnya.

Dalam lomba menghias roti tersebut, peserta akan diberikan roti tawar untuk dihias. Untuk menghias roti sudah disediakan aneka topping mulai dari meses, choco chip, selai, hingga coklat cair.

Bahkan mereka ada yang membawa hiasan tanbahan dari rumah seperti saos hingga sayuran. "Kami piih hiasan dengan kreativitas terbaik," tuturnya.

Kegiatan juga diikuti dengan cek kesehatan gratis yang diikuti oleh para lansi RW 16 Bayu Asih. Cek kesehatan gratis ini meliputi pengecekan tensi darah, berat badan, gula darah, kolestrol, dan asam urat.

BACA JUGA:The Luxton Beri Harga Spesial untuk Warga Ciayumajakuning, Tinggal Tunjukan KTP

Diharapkan dengan kegiatan ini warga sekitar semakin peduli dengan kondisi kesehatannya. Selain itu kegiatan pemberdayaan seperti ini juga akan rutin dilakukan setiap bulannya dengan program yang berbeda.

"Bulan depan rencananya sasaran kami adalah para ibu-ibu," ungkapnya.

Suprihatini menambahkan saat ini pihaknya telah merencanakan membentuk UMKM di RW 16 secara bersamaan. Mereka akan memanfaatkan lahan kosong untuk menanam tanaman apotek hidup.

Nantinya, tanaman tersebut bisa dimanfaatkan untuk pengobatan alami atau herbal. Dalam jangka waktu panjang, pihaknya pun akan membuat produk seperti jamu tradisional dan lainnya.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

Sumber: