Kasus Covid -19 di Malaysia Meningkat Hingga 50 Persen

Kasus Covid -19 di Malaysia Meningkat Hingga 50 Persen

Covid-19 .-Pixabay-

RADARCIREBON.COM - Kasus Covid-19 kembali naik di Singapura dan Malaysia.

Bahkan, di Malaysia mengalami peningkatan cukup siginifikan yakni sebesar 57,3 persen.

Kasus Covid-19 di Malaysia ini melonjak dari 2.305 kasus per 12-18 November 2023 menjadi 3.626 Kasus Covid-19 per 19-25 November 2023. 

BACA JUGA:Intensitas Hujan Mulai Tinggi di Jawa Barat, Bey Minta Daerah Siapa Siaga Bencana

Direktur Jenderal Kesehatan Diraja Malaysia, Datuk Dr Muhammad Radzi Abu Hassan mengatakan sebagian besar kasus 48 persen terjadi pada mereka yang berusia antara 20 dan 40 tahun, dengan 98 persen dari kasus tersebut hanya menunjukkan gejala ringan.

“Kasus mingguan yang terdeteksi telah melampaui 1.000 kasus setiap minggu dengan tingkat peningkatan kasus antara 7,1 persen hingga 57,3 persen,” kata Datuk Dr Muhammad Radzi Abu Hassan dilansir TheStar, Senin 4 Desember 2023.

Datuk Dr Muhammad Radzi Abu Hassan menambahkan, telah dilaporkan delapan klaster aktif Covid-19 dengan total 121 kasus. 

BACA JUGA:Karang Taruna Tegalsari Cirebon, Inisiasi Gotong Royong Perbaiki Jalan

Jumlah kumulatif klaster yang dilaporkan sebanyak 7.248 klaster yang mayoritas merupakan klaster yang melibatkan sektor pendidikan.

Ditambahkan, tingkat penerimaan pasien Covid-19 ke fasilitas kesehatan di sini meningkat menjadi 2,9 persen per 100.000 penduduk selama 12-18 November 2023 dibandingkan 2 persen selama 19-25 November 2023.

"Disarankan agar menggunakan masker lagi untuk menghindari penyebaran infeksi Covid-19," kata Datuk dr Muhammad Radzi Abu Hassan.

“Pada 19 hingga 25 November keterisian Intensive Care Unit (ICU) sebesar 0,4 persen, sedangkan keterisian tempat tidur non-kritis Covid-19 sebesar 0,9 persen,” lanjutnya.

BACA JUGA:Kuwu dan Perwakilan Perangkat Desa se-Indonesia Kepung Istana dan Gedung DPR RI, Tuntut Ini..

Pada 19 hingga 25 November, dilaporkan total empat varian baru Omicron yang seluruhnya terdiri dari Variants of Concern (VOC).

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

Sumber: