Tips Aman dari PLN UP3 Cirebon untuk Hindari Bahaya Listrik saat Banjir

Tips Aman dari PLN UP3 Cirebon untuk Hindari Bahaya Listrik saat Banjir

PLN UP3 Cirebon telah memitigasi dampak bencana agar bahaya dari listrik dapat dihindari.-istimewa-radarcirebon.com

CIREBON, RADARCIREBON.COM - Memasuki musim penghujan salah satu hal yang harus diantisipasi masyarakat adalah banjir, PT PLN (Persero) UP3 Cirebon pun telah memitigasi dampak bencana tersebut agar bahaya dari listrik dapat dihindari.

Manager PLN UP3 Cirebon Wiedhyarno Arief Wicaksono mengatakan, demi keselamatan masyarakat, listrik akan dipadamkan oleh PLN apabila rumah warga terendam banjir atau aset PLN seperti gardu distribusi dan gardu induk terendam banjir.

“Keamanan dan keselamatan pelanggan merupakan hal yang paling utama bagi kami,”ungkap Wiedhyarno.

Wiedhyarno menyebutkan, hal pertama yang harus dilakukan masyarakat saat pemukimannya terendam banjir yaitu mematikan listrik dari Meter Circuit Breaker (MCB) di kWh meter.

BACA JUGA:Momen Ossy Otak Pembunuhan Suami di Karawang Pura-pura Nangis di Depan Polisi

Hal ini untuk menghindari bahaya tersengat aliran listrik. Selanjutnya, cabut seluruh peralatan listrik yang masih tersambung dengan stop kontak dan naikkan alat elektronik ke tempat yang lebih aman.

“Naikkan alat elektronik ke tempat yang lebih tinggi,” ujarnya.

Apabila terjadi banjir dan listrik belum dipadamkam oleh PLN, laporkan segera melalui PLN Mobile, Contact Center PLN 123 atau hubungi kantor PLN terdekat. “Selain itu, hubungi juga instansi terkait penanggulangan bahaya banjir,” imbuhnya.

Setelah banjir surut, pastikan semua alat elektronik dan instalasi listrik dalam keadaan kering. Penormalan listrik oleh PLN akan dilakukan apabila instalasi PLN maupun warga sudah dalam kondisi kering dan siap dialiri listrik.

BACA JUGA:Manusia Silver Asal Cirebon Curi Pakaian Dalam Wanita di Majalengka, Kini Diamankan Polisi

Agar semakin aman, masyarakat yang akan memasuki kawasan banjir juga perlu menggunakan alat pengaman diri seperti sepatu boots yang kedap air, sehingga jika melewati genangan air dapat menghindari risiko terkena pecahan kaca, paku, bakteri, maupun arus listrik bocor.

“Arus listrik bocor bisa saja terjadi disebabkan oleh gesekan kabel PLN dengan kabel lain yang dipasang tidak sesuai aturan atau bahkan tidak berizin. Selain itu masyarakat yang mengambil listrik langsung dari tiang juga sangat berbahaya karena kabelnya tidak standar dan sangat berpotensi menimbulkan arus bocor,” jelas Wiedhyarno.

Susiana General Manager PLN UID Jawa Barat menghimbau agar masyarakat selalu waspada terhadap bahaya kelistrikan di musim hujan dan banjir. Seperti matikan instalasi listrik di rumah, cabut semua peralatan elektronik dari stop kontak, dan apabila aliran listrik yang terkena air tidak padam bisa melaporkan melalui aplikasi New PLN Mobile.(brh/opl)

BACA JUGA:Kenangan Bupati Nina dengan Buya Syakur Yasin, Hibahkan Tanah untuk Pemda Indramayu

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

Sumber: