Belum Sebulan Diperbaiki, Rusak Lagi

Belum Sebulan Diperbaiki, Rusak Lagi

MAJALENGKA – Hasil perbaikan pada ruas jalan Cirebon-Bandung, ternyata tidak berumur panjang. Belum sebulan, perbaikan untuk menyambut kedatangan Presiden SBY yang dilakukan pada Kamis (30/1) lalu itu, sekarang sudah rusak lagi. Pengendara sepeda motor, Mika (36) mengeluhkan kondisi tersebut. Ia menyesalkan kondisi jalur tengah kembali mengalami kerusakan. Ironisnya, rusaknya jalan juga tepat di lokasi bekas lubang yang sama. Tentunya hal itu membuat sejumlah pengendara kembali cemas melihat buruknya perbaikan yang dilakukan sistim kebut tersebut. Ia menilai, perbaikan yang dilakukan tersebut jelas dilakukan asal-asalan. Sebab, kembali yang dibuat rugi adalah pengendara yang melintas. Jelas kalau kondisi jalan rusak akibat banyaknya lubang tersebut dapat mengancam keselamatan pengendara umum yang melintas. “Masa kalau ada kunjungan kepala negara saja baru diperbaiki. Seharusnya jangan sampai seperti ini. Kami membutuhkan jalan yang layak pakai agar setiap aktivitas tidak cemas dalam berkendara,” ujarnya, kemarin (18/2). Dalam dua pekan ini pula dirinya mengaku terganggu saat melintasi jalur tersebut setiap hari. Karena jalur tengah tersebut dinilai cukup menganggu aktivitas berbelanja kebutuhan dagangannya. Pria yang berprofesi sebagai pedagang ayam goreng ini mengaku setiap paginya selalu melewati jalur tersebut. “Kalau belanja ayam ke pasar Prapatan setiap pagi selalu cemas melihat kondisi jalannya rusak lagi. Masa kurang dari sebulan diperbaiki sudah rusak lagi. Saya berharap kepada pihat terkait agar kondisi jalan tetap diperhatikan sebagaimana merupakan akses vital bagi sarana transformasi pengangkut barang ini,” tegasnya. Hal senada juga diungkapkan pengendara lainnya, Sono (26) membenarkan kalau kondisi ruas jalur tengah kembali rusak parah. Ia mengimbau seharusnya perbaikan sapu bersih lubang itu secara betul-betul dilakukan dengan teliti. Sebab, setiap memasuki musim hujan kondisi itu hanya tetap bekas lubang hasil tambalan saja. “Saya juga kurang mengerti. Kalau rusak di situ-situ saja yang memang lubang jalan bekas diperbaiki. Apa karena kurang baiknya drainase di setiap samping jalan atau perbaikannya hanya dilakukan seadanya saja? Saya berharap kondisi jalan dan jembatan benar-benar ditata sebaik mungkin agar tidak sering diperbaiki tetapi tetap tidak ada perubahan,” tambahnya. (ono)

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

Sumber: