Penjabat Ketua TP PKK Kabupaten Ciamis dan Kuningan Dilantik Amanda Soemedi
Penjabat (Pj) Ketua TP PKK Provinsi Jabar Amanda Soemedi Bey Machmudin melantik Iis Cahyaningsih sebagai Penjabat Ketua TP PKK Kabupaten Ciamis dan Rossy Lambelanova sebagai Penjabat Ketua TP PKK Kabupaten Kuningan di Gedung Pakuan, Kota Bandung, Senin 4 -Biro Adpim Jabar-
BANDUNG, RADARCIREBON.COM – Penjabat (Pj) Ketua TP PKK Provinsi Jabar Amanda Soemedi Bey Machmudin melantik Iis Cahyaningsih sebagai Penjabat Ketua TP PKK Kabupaten Ciamis.
Amanda juga melantik Rossy Lambelanova sebagai Penjabat Ketua TP PKK Kabupaten Kuningan. Kepada Iis dan Rossy, melekat juga jabatan Penjabat Ketua Dekranasda dan jabatan ex officio lainnya.
Pelantikan keduanya dilakukan di Gedung Pakuan, Kota Bandung, Senin 4 November 2024, menyusul pelantikan suami masing-masing sebagai Penjabat Bupati Ciamis dan Penjabat Bupati Kuningan oleh Penjabat Gubernur Jabar Bey Machmudin, di Gedung Sate pada Jumat 2 November 2024.
BACA JUGA:Debat Publik Perdana, Paslon Nina-Tobroni Siap Wujudkan Indramayu Bermartabat
BACA JUGA:Paslon Lucky Hakim-Syaefudin Beberkan Indramayu Sejahtera di Debat Publik Pertama
BACA JUGA:Beri Arahan ke Peserta SKD CPNS 2024, Pj Walikota Cirebon: Selamat Berjuang!
Amanda mengingatkan Iis dan Rossy agar bisa melaksanakan tugas dengan baik melahirkan kebermanfaatan kepada masyarakat.
Apalagi saat ini sedang dalam masa transisi kepemimpinan di level pusat, yang mana akan ada banyak program baru terkait pemberdayaan perempuan dan kerajinan di daerah.
“Berbagai kebijakan pemerintah (akan) sangat dinamis dengan perubahan. Laksanakan program kerja PKK dengan optimal untuk masyarakat," kata Amanda.
Amanda juga mengingatkan, saat ini Pemerintah Provinsi Jabar sedang fokus mengatasi permasalahan sampah regional.
BACA JUGA:Paslon Bambang Hermanto-Kasan Basari Sampaikan Visi Indramayu yang Berkah
BACA JUGA:Kinerjanya Diragukan, Ratusan Mahasiswa Minta Agar Komisioner KPU Kuningan Mundur
BACA JUGA:Miliki Kesamaan Visi, DMI Jabar Doakan Kesuksesan Ahmad Syaikhu
TP PKK yang memiliki kader sampai ke tingkat paling kecil yakni rumah tangga, memainkan peran besar.
Masyarakat harus terus diedukasi untuk mandiri mengolah sampah organik dan sampah makanan di rumah.
“PKK sebagai lini terdekat dengan unit terkecil masyarakat yakni keluarga, harus dapat terus mengedukasi dan membuat program untuk mengurangi sampah rumah tangga. Sampah rumah tangga salah satu penyumbang sampah terbesar setiap harinya," ujar Amanda.
BACA JUGA:Terseret Kasus Judi Online, 11 Pegawai Kemkomdigi Dinonaktifkan
BACA JUGA:Asuransi Astra Cirebon Hadirkan Program LENTERA di SMsKN 1 Jamblang
BACA JUGA:Kota Cirebon Capai Inflasi Terendah di Jawa Barat
Meskipun masa jabatan Iis dan Rossy relatif singkat sekitar dua bulan mengingat pada 27 November 2024 akan ada pemilihan bupati, namun Amanda meminta keduanya untuk tetap membuat program signifikan.
“Perubahan sekecil apapun akan sangat bermanfaat dan menjadi program yang dapat dilanjutkan oleh ketua definitif berikutnya," katanya.
Tak lupa, Amanda mengapresiasi kinerja ketua sebelumnya yakni Yulia Sari sebagai Penjabat Ketua TP PKK Kabupaten Ciamis, dan Susi Widyawati sebagai Penjabat Ketua TP PKK Kabupaten Kuningan. (*)
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News
Sumber: reportase