TPAS Kubangdeleg Kembali Beroperasi

Iwan Ridwan Hardiawan SSos MSi-ist-radarcirebon.com
RADARCIREBON.COM -Tempat Pembuangan Akhir Sampah (TPAS) Kubangdeleg kembali beroperasi sejak tiga pekan lalu.
Tepatnya, setelah ada pertemuan antara Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kabupaten Cirebon, dengan Pemerintah Desa (Pemdes) Kubangdeleg dan masyarakat desa setempat.
“Benar, TPAS Kubangdeleg sekarang sudah beroperasi kembali setelah saya ditugaskan Pak Pj Bupati bertemu dengan masyarakat dan pemdes, untuk tindaklanjut pertemuan di TPAS,” papar Kepala DLH Kabupaten Cirebon Iwan Ridwan Hardiawan SSos MSi.
Dalam pertemuan itu, kata Iwan, telah membahas sejumlah hal, antara lain terkait harapan warga yang meminta agar uang kompensasi bisa dibagikan secara tunai. Namun, permintaan warga itu tidak memungkinkan karena tidak sesuai dengan peraturan bupati (Perbup), kecuali dengan melakukan perubahan Perbup.
BACA JUGA:Pencuri Terekam CCTV saat Beraksi di TK Teratai Cirebon
“Jadi dalam pertemuan itu, kita menghadirkan Kabag Hukum, yang dalam penjelasannya meminta waktu untuk mengkaji dan mengkomunikasikan dengan berbagai pihak terkait perubahan Perbup,” jelasnya.
Ditegaskan Iwan, pihaknya sejak awal sudah berkomitmen, dalam pengelolaan TPAS Kubangdeleg tidak menimbulkan efek bagi masyarakat sekitar. Karena itu, pihaknya melakukan penyemprotan rutin. Bahkan, dianggarkan pula untuk membeli terpal dan menutupnya.
“Terkait isu bau. Dulu bau itu muncul waktu mau mendorong sampah ke kolam yang agak jauh, untuk membuat jalan alat berat, digali sampah lama karena kita belum punya buldoser di situ. Sekarang mendorong sampah sudah landai dan ada jalan truk, sehingga tidak digali lagi, jadi Insya Allah tidak akan bau,” tuturnya.
Lebih lanjut, diungkapkan Iwan, DLH bersama Forkopimda telah berkunjung ke Direktur Sanitasi Kementerian PUPR sebagai bukti bahwa Kabupaten Cirebon tidak berhenti untuk mewujudkan TPAS modern.
BACA JUGA:Wajib Tahu, Buah Terbaik untuk Menjaga Kesehatan Liver Menurut Penelitian Para Ahli
Dalam kunjungan itu, sambungnya, Kabupaten Cirebon menjadi salah satu daerah yang akan medapatkan bantuan infrastruktur pengelolaan sampah dari kementerian.
Bantuan infrastruktur ini, berupa bangunan, mesin, sarana dan prasarana (sarpras), termasuk potensi alat berat, dan berbagai macam produk lainnya. Rencananya, bantuan itu akan turun bulan Januari ini, namun tertahan.
“Seandainya tidak ada proses anggaran yang agak mandek di pusat, per Januari sudah tanda tangan. Agak tertunda karena kebijakan pemerintah pusat untuk meng-hold dulu semua anggaran,” tandasnya. (cep)
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News
Sumber: