KEREN. SMAN 6 Cirebon Serahkan Ijazah yang Belum Diambil Secara Datangi Rumah Alumni

KEREN. SMAN 6 Cirebon Serahkan Ijazah yang Belum Diambil Secara  Datangi Rumah Alumni

SMA Negeri 6 Kota Cirebon menyerahkan ijazah siswa belum diambil setalah lulus, Jumat (31/1/2025).-Dedi Haryadi-radarcirebon.com

RADARCIREBON.COM -Sejumlah sekolah tingkat SMP dan SMA di Kota Cirebon mengembalikan ijazah siswa yang sebelumnya tertahan. Kebijakan ini diambil setelah adanya instruksi Gubernur Jawa Barat terpilih Dedi Mulyadi (KDM) yang meminta pihak sekolah tidak menahan ijazah siswanya.

Sepertinya yang dilakukan SMA Negeri 6 Kota Cirebon. Pihak sekolah menyerahkan ijazah siswa yang sudah dinyatakan lulus yang masih tersimpan dengan baik di sekolah setempat, Jumat (31/1/2025).

Pengembalian ijazah tersebut pihak SMAN 6 membebaskan biaya atau tunggakan kepada alumni yang masih memiliki tunggakan.

"Penyerahan ijazah ini setelah ada instruksi dari Disdik Jabar terkait pengembalian ijazah kepada alumni. Bahkan, Kami melakukannya dengan  memberikan dari rumah ke rumah. Bahkan, sampai pernah ke salah satu balai desa untuk membagikan ijazah siswa yang sudah lulus. Dari dulu di kami tidak ada yang namanya menahan ijazah,"ungkap Wakil Kepala Sekolah Bidang Kesiswaan Eka Novianto, Jumat (31/1/2025).

BACA JUGA:Satu-satunya di Majalengka: Produsen Kue Keranjang yang Sudah Bertahan Sejak 1980-an

Eka mengatakan, pihak sekolah juga mempersilahkan bagi orang tua atau siswa yang bersangkutan untuk mengambil ke sekolah saat jam sekolah.

"Bagi siswa atau alumni yang tidak mampu membayar, tidak jadi masalah. Orangtua siswa cukul membawa materai, KTP, atau KK bagi yang mengambil ijazah. Ini hanya untuk mencocokkan saja bahwa betul tidak ini anaknya?, tidak boleh diwakilkan karena ijazah ini merupakan dokumen negara atau dokumen penting yang dikhawatirkan ada oknum-oknum yang tidak bertanggung jawab,"katanya.

Eka menyebutkan, hingga hari ini (31/1/2025) masih ada sejumlah ijazah yang belum diambil pemiliknya.

"Ijazah yang belum diambil ini karena berbagai alasan seperti kesibukan alumni karena kerja dan lain sebagainya. Terkait tunggakan dibebaskan oleh sekolah kalau siswa itu masih ada tunggakan. Yang penting kalau orang tua mau mengambil membawa materai,"pungkasnya. (rdh)

BACA JUGA:Pencuri Terekam CCTV saat Beraksi di TK Teratai Cirebon

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

Sumber: