Yayasan Assunnah Cirebon Gelar Pelatihan Pemulasaran Jenazah

Yayasan Assunnah Cirebon Gelar Pelatihan Pemulasaran Jenazah

Ustadz Abdullah Banawi, Lc saat memberikan simulasi pemandian jenazah-Deden-radarcirebon.com

RADARCIREBON.COM -  Menjelang datangnya bulan suci Ramadhan 1446 H, Yayasan Assunnah Cirebon melalui Bidang Dakwah dan Sosial menyelenggarakan berbagai kegiatan sosial kemasyarakatan.

Adapun kegiatan sosial kemasyarakatan tersebut, berbentuk kegiatan yang sifatnya berbagi materi seperti pembagian baju layak pakai,  khitanan masal dan donor darah.

Selain itu, ada pula kegiatan yang sifatnya meningkatkan wawasan keilmuan seperti Pelatihan Penyelenggaraan Pemulasaran Jenazah.

Menurut Ustadz Ade Dwi Firmansyah, S.Pd, selaku penanggung jawab kegiatan ,"Acara ini adalah bagian dari rangkaian Kegiatan Berkah Ramadhan di tahun 1446 H."

BACA JUGA:Tak Kenal Ruang dan Jarak, Gek Cantik Datang Dari Pulau Dewata ke Depok Jual Kopi Otentik di Atas Fazzio

Kegiatan yang berlangsung pada Ahad, 23 Februari 2025 ini ternyata membludak dengan hadirnya hampir 400 peserta, baik dari Kota dan Kabupaten Cirebon,  bahkan wilayah tetangga seperti Kuningan dan Indramayu.

"Kami tidak menyangka bahwa peserta yang hadir sebanyak ini. Targetan awal hanya 200 peserta, ikhwan (laki-laki) dan akhwat (perempuan)," tuturnya kembali.

Meskipun diikuti oleh Ikhwan dan Akhwat, penyampaian materi dan praktik dilakukan secara terpisah.

Untuk peserta Ikhwan, materi dan praktik disampaikan oleh ustadz Abdullah, Lc dan bertempat di Ruang Utama Masjid Jami Assunnah Cirebon.

BACA JUGA:Niat dan Doa Tayamum Beserta Tata Cara yang Sesuai dengan Syariat

Adapun pemateri akhwat diisi oleh Ustadzah Kusumawati, Lc di Aula Masjid Jami Assunnah Cirebon.

Ust Abdullah Banawi, Lc selaku pemateri Ikhwan menyebut bahwa kegiatan ini diharapkan bisa menjadi sarana belajar dan pelatihan pemulasaraan jenazah sesuai dengan contoh yang diajarkan nabi Shalallahu Alaihi Wasallam.

"Harapannya, teman-teman yang mengikuti kegiatan ini bisa mempraktikkan ilmu terkait kepengurusan jenazah, sehinga mereka bisa mengurusi jenazah di daerahnya masing-masing,"  tuturnya.

Tampak antusias dari para peserta dalam menyimak materi dan sekaligus mempraktekan materyang diberikan.

BACA JUGA:Pengertian Tayamum, Tata Cara, dan Penjelasan Sesuai Syariat Islam

"Dengan mengikuti kegiatan tatā cara pemulasaran jenazah ini, saya berharap dapat mempraktikkannya ketika ada keluarga, saudara, dan tetangga yang meninggal, tentu hal ini menjadi ladang amal yang tak terkira," ujar salah satu peserta akhwat yang tak mau disebutkan namanya.

Alhamdulillah jelang waktu solat dhuhur, acara tersebut selesai dan dapat berjalan dengan lancar. (deden/adv)

 

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

Sumber: