Sudah Empat Hari Air PDAM Mampet

Sudah Empat Hari Air PDAM Mampet

Warga Pilang Mas Garden Numpang Mandi di Masjid At Taqwa KEJAKSAN- Empat hari terakhir ini warga Perumahan Pilang Mas Garden kerepotan karena air PDAM mampet. Warga pun kelimpungan mencari air bersih. Ada yang menggunakan air sumur bor di Baperkam, ada yang minta air ke saudara. “Yang lebih parah kami sampai harus numpang mandi di Masjid At Taqwa,” kata Ketua RW 6 Pilang Mas Garden, Bastian, kepada Radar, Selasa (12/1). Diungkapkan dia, aliran PDAM mulai tidak normal sejak 13 hari yang lalu. Saat itu air memang masih mengalir di jam-jam tertentu terutana mala hari. Tapi lama kelamaan air benar-benar tidak mengalir. \"Empat hari ini sudah mati total, tidak ada sama sekali, disedot pakai pompa sanyo juga tetap tidak mengalir,\" ungkapnya. Sebagai ketua RW, ia pun banyak menerima keluhan itu dari masyarakat. Saking sudah tidak sabarnya atas kondisi yang terjadi, warga mengancam akan berdemo. Namun dirinya berupaya untuk menahan aksi warga. Pihaknya lalu mendatangi Kantor PDAM Kota Cirebon. Dari sana, dirinya mendapatkan jawaban bahwa debit air saat ini memang sedikit. Sehingga berdampak pada aliran PDAM ke wilayah Pilang Mas Garden. \"PDAM sudah mengakui, tapi kita kan butuh air bersih, kita secepatnya bisa ditangani,\" imbuhnya. Setidaknya ada 180 rumah yang berada di wilayah RW 6 Pilang Mas Garden. Di Perumahan Pilang mas Garden sendiri terdapat tiga RW, yakni RW 6, RW 9 dan RW 10. \"Ini bukan permasalahan satu dua rumah saja, tapi sudah banyak yang mengeluhkannya. Ini kan air masalah kebutuhan urgent,\" jelasnya. Sementara itu, Tati, salah seorang warga juga mengeluhkan hal yang sama. Dengan aliran air PDAM yang tidak mengalir itu, membuat banyak warga jengkel. \"Saya terpaksa pakai air sumur bor, meskipun airnya kuning, ya lumayan gunakan buat mencuci,\" jelasnya. Menurut Tati, adanya permasalahan air ini cukup mengganggu aktivitas warga. Karena sudah saking keselnya, warga sempat menantang dirut PDAM untuk mengundurkan diri apabila sudah tidak sanggup melayani pelanggan. \"Kasian di sini banyak yang kerja, saking jengkel kalau memang sudah tidak sanggup jadi dirut turun saja,\" ucapnya. (jml)

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

Sumber: