Mutasi Dipicu Ketidakhadiran Kadis Pada Sebuah Acara di Pesisir

Mutasi Dipicu Ketidakhadiran Kadis Pada Sebuah Acara di Pesisir

KEJAKSAN - Rolling pejabat eselon  II yang rencananya akan dilakukan Walikota Cirebon, Drs Nasrudin Azis SH, dilatarbelakangi ketidakhadiran para kepala dinas dalam acara yang diselenggarakan Badan Pemberdayaan Masyarakat Pemberdayaan Perempuan dan Keluarga Berencana (BPMPPKB), di pesisir sekitar dua pekan lalu. Juru Bicara Nasrudin Azis, Umar Stanis Clau tidak menampik hal itu. Bahkan rencananya, bukan satu atau dua pejabat saja yang akan digeser. “Pintu masuk walikota merotasi eselon II salah satunya kejadian di pesisir. Walikota memilih menunda mutasi dalam waktu dekat dan mengulur hingga setelah lebaran,” tutur Umar, Senin (24/5). Umar menambahkan, tidak sedikit eselon II yang sudah terlalu lama mengisi posisi dan kinerjanya cenderung stagnan. Dengan keinginan walikota yang ingin mempercepat pencapaian Visi RAMAH, butuh  kreativitas seorang leader di SKPD. “Internal SKPD juga sudah mengalami kejenuhan terhadap leadership kepalanya,” ungkap dia. Sementara itu kosongnya kursi eselon III dan IV karena pensiun  atau meninggal dunia berdampak kepada  menumpuknya beban kerja. Beban kerja tersebut mau tidak mau dibebankan kepeada kepala sub bagian atau ditarik ke atas. Kepala Bagian Umum Setwan, Sutikno MSi mengungkapkan, di Setwan ada kasubag yang pensiun yakni Kasubag Rumah Tangga, Supandi Darmaji. Hingga kini kursi tersbeut belum terisi. Akhirnya beban kerjanya diambil alih oleh kabag umum dan sebagian diserahkan ke kasubag umum. “Ya lumayan menumpuk juga pekerjaannya,” ucap dia. Sebagai birokrat, pihaknya mengaku hanya menunggu mutasi hingga kursi kosong terisi. Selama belum terisi, beban kerjanya tetap dibagi. Walikota Cirebon, Drs Nasrudin Azis SH mengaku, terpaksa menunda mutasi hingga setelah Idul Fitri,  karena ada beberapa pertimbangan. Namun, Azis tak mau merinci apa yang menjadi alasannya menunda mutasi. “Saya tunda sampai setelah lebaran,” kata dia, singkat. (abd)

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

Sumber: