Belasan Kepala Sekolah Dimutasi

Belasan Kepala Sekolah Dimutasi

KUNINGAN – Bupati Kuningan H Aang Hamid Suganda S.Sos meminta agar administrasi sekolah ditata kembali dengan lebih baik. Permintaan tersebut disampaikan Bupati Aang setelah melantik 17 kepala sekolah SMA dan SMK yang terkena mutasi, di Aula SMAN 3 Kuningan, Kamis (19/8). Aang mengatakan, kemelut di SMKN 3 Kuningan mesti dijadikan pelajaran berharga. Seorang kepala sekolah itu bukan hanya berfungsi sebagai manajer, tapi juga administrator dan supervisor. Sehingga persoalan administrasi tersebut tidak boleh dianggap enteng. ”Administrasi sekolah itu harus baik. Dan ketika ada persoalan itu mestinya segera diselesaikan. Masalah di SMKN 3 Kuningan muncul akibat kurangnya sosialisasi dan keterbukaan,” ucap Aang dalam arahannya. Selain berkata seperti itu, Aang juga mengatakan bahwa rotasi/mutasi itu biasa. Yang terpenting pihaknya mengingatkan agar menikmati pekerjaan dan tidak menjadikannya sebagai beban. ”Mutasi inipun dimaksudkan untuk memeratakan kualitas sekolah. Seseorang yang berhasil mendongkrak kualitas sekolah A, diharapkan bisa meningkatkan pula kualitas sekolah lain dimana ia ditempatkan,” harapnya. Sementara itu dalam pelantikan belasan kepsek, hadir Wabup Drs H Momon Rochmana MM dan juga Sekda Drs Nandang Sudrajat. Hadir juga Kepala Disdikpora Drs H Dadang Supardan MSi, Sekdin Drs H Nandang Hidayat MPd dan Kabid Dikmen Muljana MPd. Sedangkan dari Badan Kepegawaian Daerah (BKD), hadir sekban Drs Dudi Budiyana MSi dan Kabid Pengadaan, Pembinaan dan Pengembangan Karir Drs Ade Priatna. Ade Priatna menyebutkan 17 kepsek yang terkena mutasi diantaranya Drs H Tarso MM yang sebelumnya menjabat Kepsek SMAN 3 Kuningan dialihkan ke SMAN 1 Jalaksana. Posisi Tarso diisi oleh Drs Agus Hakim MPd yang sebelumnya Kepsek SMAN 1 Ciawigebang. ”SMAN 1 Ciawigebang diisi oleh Drs H Suhaendi M.MPd yang sebelumnya Kepsek SMAN 1 Kadugede. Drs Maryanto MSi yang sebelumnya Kepsek SMAN 1 Cigugur kini menjabat Kepsek SMAN 1 Kadugede. Posisi Maryanto digantikan oleh Drs Tete Kosasih MPd dari SMAN 1 Cibingbin,” sebut Ade. Drs H Agus Syarifudin MSi yang sebelumnya di SMAN 1 Pasawahan dialihtugaskan ke SMAN 1 Cibingbin. Posisinya ditempati oleh Drs Maman Herman Iskandar dari SMAN 1 Luragung. Lalu SMAN 1 Luragung kini diduduki oleh Drs H Sudrajat M.MPd dari SMAN 1 Cilimus. Sebagai pengganti Sudrajat, Drs H Subadi dari SMAN 1 Cidahu yang kini menempatinya. Sedangkan posisi Kepsek Cidahu kini ditempati oleh Drs Udin Samsudin MPd yang sebelumnya guru di SMAN 3 Kuningan. Pria satu ini mendapatkan promosi jabatan. ”Selanjutnya H Jaja Subagja MPd dari SMAN 1 Subang alih tugas ke SMAN 1 Lebakwangi. Drs H Toto Sumarto MSi yang sebelumnya menjabat Kepsek SMAN 1 Lebakwangi ke SMAN 1 Subang,” sebut dia. Untuk Kepsek Garawangi Drs H Rachmat Setiawan M.MPd alih tugas ke SMAN 1 Mandirancan. Jabatannya diisi oleh Drs Dedi Suardi MPd yang sebelumnya menjabat Kepsek SMAN 1 Mandirancan. Selain 14 Kepsek SMA yang dimutasi, terdapat tiga Kepsek SMKN yang juga terkena mutasi. Mereka diantaranya Drs Moch Riono dari jabatan Kepsek SMKN 5 Kuningan ke SMKN 1 Japara. Lalu Drs Heriyanto dari SMKN 4 Kuningan ke SMKN 5 Kuningan. Orang yang mengisi posisi Kepsek SMKN 4 Kuningan yakni Drs Hedi Syahbudin Yamin yang merupakan guru SMKN 1 Luragung. (ded)

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

Sumber: