Emil Tinjau Langsung Bantuan Rumah Korban Bencana Alam Garut

Emil Tinjau Langsung Bantuan Rumah Korban Bencana Alam Garut

BANDUNG – Walikota Bandung Ridwan Kamil meninjau progres pembangunan bantuan rumah tapak untuk korban bencana alam di Garut. Rumah bantuan tersebut diberi nama RISA (Rumah Instan Sehat dan Aman). Sebelumnya, bantuan korban banjir bandang Garut dicanangkan Walikota Bandung Ridwan Kamil melalui kerjasama tematik antara Dompet Dhuafa, Pemerintah Kabupaten Garut dan komunitas Kitabisa.com. ”Jadi saya kesini untuk meninjau kembali progres pembangunan korban bencana Banjir Bandang Garut yang sebelumnya digagas kitabisa.com untuk diberikan bantuan,” tutur Wali Kota Bandung di kawasan Kampung Pananggungan, Desa Lengkong Jaya Karangpawitan, Kabupaten Garut, Sabtu (3/6). RISA tersebut merupakan bantuan dari 3.235 netizen melalui Kitabisa.com yang digagas Walikota Bandung Ridwan Kamil melalui media sosialnya. Kampanye tersebut berhasil mengumpulkan bantuan sebesar Rp 1.265.173.854. Bantuan tersebut kemudian direalisasikan Dompet Dhuafa dalam bentuk bantuan respon bencana dan pascabencana. Ada tiga jenis bantuan pascabencana yang diberikan di Garut. Di antaranya bangunan rumah, pelatihan motivasi dan perencanaan keuangan micro sederhana, serta modal bergulir. Pria yang akrab disapa Emil itu mengatakan, bangunan rumah untuk korban bencana senilai Rp 952.173.854 itu telah hampir selesai. Sisa bantuan netizen lainnya diperuntukkan bagi perpustakaan dan peluang usaha di kawasan ini hingga mencapai kurang lebih Rp 100 juta. RISA adalah bangunan konstruksi modern berjenis rumah tipe 36 dan total sebanyak 12 Unit. Rumah tersebut dibangun dengan konsep Preveb. ”RISA ini dibangun dengan konsep Preveb. Jadi pondasi dibangun duluan. Sehingga sisa bangungan lainnya tinggal disusun kayak lego,” tutur Emil. Istimewanya, pembangunan rumah ini menggunakan konsep yang ramah lingkungan yang juga menyertakan teknologi biodigester. Nantinya, biodigester itu akan memanfaatkan satu septic tank yang limbahnya dapat dimanfaatkan untuk menghasilkan biogas. Selain di Garut, bantuan dari warganet juga disalurkan kepada korban bencana di Sumedang. Jumlah yang terkumpul dari warganet untuk warga Sumedang mencapai Rp 203.127.636. Jumlah tersebut sebagian telah digunakan untuk kegiatan tanggap bencana. Sementara penggunaan dana lebihnya akan diwujudkan dalam bentuk perpustakaan publik senilai Rp 118.127.636. (rls/rie)

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

Sumber: