Pasang Culvert Box, Jl Terusan Pemuda Tetap Tergenang Banjir, Harusnya Begini

Pasang Culvert Box, Jl Terusan Pemuda Tetap Tergenang Banjir, Harusnya Begini

CIREBON – Pemasangan culvert box di Jl Cipto Mangunkusumo dan perbaikan drainase Jl Terusan Pemuda, belum menampakan hasil. Diuji oleh hujan lebat dengan durasi satu jam, kawasan tersebut langsung tergenang. Begitu juga dengan ruas Jalan Cipto Mk. Khususnya dekat Lampu Merah Gunungsari, genangan air terkumpul di jalanan yang sudah dibeton. Kepala Bidang Sumber Daya Air Dinas Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (DPUPR), Syarif mengatakan, ada dua kemungkinan genangan masih terjadi. Pertama, bisa jadi ada saluran tempat masuknya air hujan terhambat oleh sampah-sampah. Sehingga menghalangi aliran air hujan masuk kedalam saluran culvert box dan menjadi tergenang di ruas jalan. Kedua, debit air yang tinggi tidak sebanding dengan kapasitas saluran. Sehingga air mengantre dan tergenang dalam beberapa waktu. Syarif sendiri, lebih memilih alasan yang kedua. Pasalnya di ruas jalan, biasanya air hanya tergenang tidak lebih dari satu jam. \"Sepertinya memang karena debit air tinggi, sementara kapasitas saluran tidak sebanding,\" ujar Syarif, kepada Radar, Selasa (6/2). Syarfi mengaku, sudah memeriksa beberapa ruas jalan di Kota Cirebon yang kerap tergenang karena debit air yang tinggi. Seperti di Lamer Gunungsari, Jl Terusan Pemuda, dan Jl Cipto Mk. Dengan kondisi ini, ada langkah yang perlu dilakukan untuk mengantisipasi genangan banjir tersebut. \"Rencana kita bikin sodetan dan penambahan saluran pembuang,\" ucapnya. Namun, rencana itu belum bisa direalisasikan dalam waktu dekat. Wacana ini sebenarnya sudah disiapkan sejak dulu. Sayangnya terhambat dengan koordinasi di tingkat intansi pemerintah. Pengajuan untuk realisasinya baru dilakukan tahun ini. Dia berharap tahun 2019, pekerjaan sodetan dan penambahan saluran air ini bisa terealisasi. \"Kita sudah rapat dan koordnasi dengan BBWS, juga Bina Marga Pusat untuk penangan ini,\" sebutnya. Pembuatan sodetan atau crossing Jalan Terusan Pemuda bakal dilakukan melintasi Jalan Brigjen Dharsono (Bypass). Koordinasi dengan Bina Marga pusat diperlukan karena status jalan ini kewenangan pemerintah pusat. Sodetan ini rencananya dibuat di sebelah selatan Jalan Pemuda. Dari situ, air diarahkan ke saluran di depan Samsat Jl Pemuda. Kemudian dialirkan ke sungai. Kemudian langkah selanjutnya membuat penambahan saluran pembuangan. Syarif memperkirakan, untuk membuat sodetan dan saluran baru itu perlu anggaran besar. Nantinya, anggaran juga akan diusulkan ke pemerintah pusat. \"Anggaran cuku besar ya, sekitar Rp 1,5 miliar ya, jadi belum bisa dilaksanan tahun ini,” tuturnya. (jml)

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

Sumber: