Pesan Horor Gejala Serangan Jantung

Pesan Horor Gejala Serangan Jantung

SEBUAH pesan tentang tanda-tanda serangan jantung marak beredar di internet. Pesan itu menyebutkan bahwa gejala serangan jantung bisa dikenali sebulan sebelumnya. Yang mengunggah bukan hanya blog-blog yang terindikasi berbisnis sebagai publisher iklan online, tetapi juga portal majalah ternama. Dalam informasi tersebut, dikatakan bahwa mereka yang mengalami serangan jantung akan mengalami tanda-tanda sebulan sebelum kejadian. Ada enam tanda yang akan muncul. Yakni, kekelahan ekstrem, gangguan tidur, sesak napas, gangguan pencernaan, perasaan cemas berlebihan, dan lengan lemah serta berat. Kebanyakan blog atau situs yang mengunggah pesan itu tidak menyebutkan penjelasan dari pakar medis. Mereka hanya mengutip sebuah blog luar negeri daily24news.us. Situs itu pun saat ini sudah tidak aktif. Nah, penjelasan dari beberapa spesialis jantung dan pembuluh darah ternyata tidak seekstrem artikel yang dibuat blog-blog tersebut. Dokter spesialis jantung dr Dyana Sarvasti SpJP (K) menyatakan, tanda-tanda serangan jantung itu mendadak, tidak bisa diprediksi. “Harus dibuktikan dengan pemeriksaan lebih lanjut. Sebab, keluhan seperti itu bisa juga terjadi pada penyakit lain,” katanya. Prof dr Mohammad Yogiarto SpJK (K) menjelaskan bahwa kelelahan memang bisa jadi salah satu tanda penyakit jantung, tetapi bukan kelelahan ekstrem. Kelelahan yang dialami bukan secara terus-menerus. Yang dimaksud adalah lebih mudah lelah. Misalnya, berjalan sebentar saja sudah lelah. Namun, lelah itu akan hilang ketika orang tersebut beristirahat. Rasa lelah itu tidak bisa jadi tanda spesifik gangguan jantung. Sebab, banyak hal lain yang bisa mengakibatkan seseorang mudah lelah. Bisa jadi, orang tersebut mengidap anemia yang tidak diketahui atau depresi. Gangguan tidur yang disebut dalam tulisan itu memang bisa menjadi tanda gangguan jantung. Gangguan tersebut muncul karena penumpukan darah di paru-paru. Sebab, ketika orang dengan gangguan jantung tidur, khususnya telentang, darah yang terkumpul di bagian kaki saat berdiri akan naik ke tubuh bagian atas. “Karena volume darah yang naik ke paru berlebih, jadi tidak bisa lagi menampung. Makanya, sesak napas dan mengganggu tidur,” jelasnya. Kondisi itu biasa disebut dengan paroxismal noctural dyspnea (PND). Hal tersebut bisa terjadi dalam waktu 2–4 jam setelah tidur dan sering disebabkan gagal jantung. Untuk mengantisipasinya, disarankan tidak sepenuhnya berbaring telentang saat akan tidur, tetapi tidur setengah duduk. Sementara itu, gangguan pencernaan juga bisa terjadi pada orang dengan gangguan jantung. Sama dengan lelah, gejala tersebut sering membingungkan. Namun, pada serangan jantung, gangguan tersebut biasanya disertai gejala lain seperti nyeri dada, leher, dan sesak napas. “Kalau cemas merupakan tanda serangan jantung sepertinya ndak ya. Tetapi, kalau gara-gara serangan jantung jadi cemas, itu lebih mungkin,” tutur Yogi. Kecemasan tersebut bisa terjadi ketika pasien takut penyakitnya kambuh sewaktu-waktu. Bisa juga pasien cemas jika penyakitnya tidak bisa disembuhkan. Tanda lain yang juga sering muncul pada orang dengan gangguan jantung, menurunnya kekuatan otot tubuh. Penurunan itu tidak terjadi spesifik pada satu bagian saja, tetapi menyeluruh. “Kalau kelemahan hanya pada satu bagian, misalnya pada tangan, bisa jadi itu malah tanda stroke,” ungkapnya. Jadi, jangan mudah percaya artikel kesehatan tanpa mengetahui terlebih dulu pembuatnya. Mungkin situs-situs kumpulan dokter bisa menjadi salah satu referensi daripada blog-blog yang tidak jelas. Blog-blog itu sebenarnya membuat artikel untuk kepentingan mendatangkan iklan online. (dwi/gun/c20/oni) FAKTA: - Serangan jantung terjadi mendadak, tidak bisa diprediksi. Enam tanda serangan jantung yang disebut bisa muncul sebulan sebelum kejadian tidak bisa jadi patokan gangguan jantung.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

Sumber: