Warga Tuntut Walikota Roma Mundur karena Sampah dan Jalan Lubang

Warga Tuntut Walikota Roma Mundur karena Sampah dan Jalan Lubang

ROMA – Dianggap gagal menangani permasalahan yang ada di Roma, ribuan orang melakukan aksi unjuk rasa di depan Balai Kota dan mengecam Walikota, Virginia Raggi untuk mundur. Virginia dinilai gagal menangani permasalahan yang ada sepert sampah dan jalan berlubang. Perlu diketahui, Raggi mengambil alih kursi kekuasaan Roma pada tahun 2016. Ia merupakan kader dari partai Five Star Movement yang pada awal tahun 2018 kemarin, membentuk pemerintah koalisi nasional. Popularitas Raggi sendiri belakangan jatuh setelah gagal mengatasi masalah utang yang dihadapi kota yang ia pimpin. Pada hari Sabtu (27/10) kemarin, para demonstran berkumpul melambaikan jaring jingga plastik, jaring yang sama digunakan oleh pihak berwenang untuk menutupi kawasan dengan jalan yang rusak, trotoar yang berbahaya dan pohon-pohon tumbang. Bukan itu saja masalah yang dihadapi oleh kota yang berjuluk kota keabadian itu. Masalah lain yang dihadapi kota ini termasuk tikus dan babi hutan berkeliaran di jalanan dan layanan transportasi yang buruk. Hanya di tahun ini, sekitar 20 bus dilaporkan terbakar. BBC melansir, aksi ini juga dipicu menyusul runtuhnya eskalator di salah satu stasiun kota, yang melukai lebih dari 20 orang awal pekan lalu. Banyak dari mereka adalah penggemar klub CSKA Moscow, yang berkujung untuk menyaksikan pertandingan Liga Champions mereka melawan Roma. Walikota perempuan pertama di Roma itu mengatakan, Roma di bawah kepemimpinannya, tumbuh maju dan mampu mengatasi permasalah kota. Sehingga membutuhkan lebih banyak waktu untuk dapat menyelesaikan tugasnya. Namun menurut para kritikus, kondisi kota justru berjalan sebaliknya. Bukannya lebih baik, seperti yang diklaim oleh wanita berusia 40 tahun itu. Hashtag #romadicebasta, atau Roma mengatakan cukup jika dibahasa Indonesiakan, menjadi tren setelah beberapa insiden mewarnai salah satu kota teromantis di dunia itu. Raggi mengambil alih kantor Walikota setelah skandal korupsi mencemarkan citra publik partai tradisional. Sekarang, wanita cantik berambut coklat panjang itu, harus diadili dalam sebuah kasus yang berbeda. Putusan jatuh tempo pada 10 November mendatang. Raggi mengatakan, dirinya bersedia mengundurkan diri jika terbukti bersalah. Jika benar terjadi, hal ini akan membuka jalan untuk proses pemilihan Walikota Roma yang baru.(ruf/fin)

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

Sumber: