Tenda Haji di Armuzna Mulai Dinomori, Satu Lagi Calhaj Wafat di Pesawat

Tenda Haji di Armuzna Mulai Dinomori, Satu Lagi Calhaj Wafat di Pesawat

MAKKAH - Pelayanan Haji Indonesia mulai mempersiapkan penomoran tenda di Armuzna (Arafah Muzdalifah dan Mina) pada puncak haji. Ini seiring Muassasah Asia Tenggara menyetujui konsep penomoran tenda , Sabtu (27/7). Direktur Pelayanan Haji Luar Negeri Sri Ilham Lubis mengatakan, menuturkan, inisiasi penomoran ini dilakukan untuk memberikan kemudahan bagi jamaah untuk mengenali tempat tinggalnya selama masa puncak haji (masyair). \"Kemarin kami, dipimpin Dirjen PHU telah bertemu dengan pihak Muassasah Asia Tenggara untuk membahas persiapan Armuzna. Dan mereka menyetujui konsep penomoran tenda yang akan kita lakukan,\" tuturnya. Dikatakan, usai rapat bersama di lantai 18 Kantor Muassasah, PPIH mulai melakukan pemetaan (mapping) posisi tenda. \"Dari denah tenda Armina yg diberikan Muassasah kita petakan untuk penempatan kloter-kloter sesuai dengankapasitastenda. Kita yang memberikan nomor-nomor tenda ke Muassasah termasuk stikernomornya,\" tutur Sri. \"Selama ini penempatan jamaah diArmina diserahkan kepada ketua maktabdan kloter sehingga tidak ada standar,\" imbuhnya. Sri Ilham juga menyampaikan dengan adanya penomoran tenda sesuai dengan kapasitas kloter, maka dapat diprediksi luasan ruang yang diberikan bagi tiap jamaah baik di Arafah maupun di Mina. \"Pihak muassasah juga meminta kepada jamaah haji Indonesia agar tetap memakai gelang identitas yang diberikan oleh muassasah,\" tuturnya. Di sisi lain, satu calon haji Indonesia kembali menghembuskan nafas terakhir saat menuju ke Tanah Suci. Almarhumah bernama Saniah Sarkosi dari Kloter JKS 64, Embarkasi Jakarta-Bekasi. \"Meninggal di pesawat karena serangan jantung,\" terang Kepala Seksi Kesehatan Daerah Kerja Bandara Jeddah-Madinah, Karni Djono Pontjo. Jamaah berumur 67 tahun ini diketahui meninggal dalam pesawat yang menuju Bandara King Abdul Aziz, Jeddah dari Tanah Air. Saat ini, jenazah sudah berada di Rumah Sakit King Fahd. \"Dibawa oleh klinik bandara tadi ke RS King Fahd,\" dia menjelaskan. Dengan demikian, jumlah jamaah haji yang menghembuskan nafas terakhir saat dalam pesawat sebanyak 4 orang. Salah satunya Supardjo Rata Ilyas (76 tahun) dari Embarkasi Jakarta Bekasi. Sementara secara total, jamaah haji yang meninggal dunia di Arab Saudi hingga hari ini sebanyak 24 orang. Sebanyak 152.252 jamaah haji tercatat sudah tiba di Arab Saudi hingga hari ini. Jumlah ini berasal dari 377 kloter, dari 13 embarkasi di Indonesia. (fin/tgr)

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

Sumber: