Nasib Saham Newmont Belum Jelas

Nasib Saham Newmont Belum Jelas

JAKARTA - Menteri Badan Usaha Milik Negara (BUMN) Dahlan Iskan mengatakan hingga saat ini nasib 7 persen saham PT Newmont Nusa Tenggara (NNT) belum menemui kejelasan. Pasalnya, Dahlan meyakini jika sahamnya diambil alih oleh pemerintah daerah (Pemda), akan banyak orang yang mempertanyakan sumber dananya. \"Kalau diserahkan ke Pemda, maka akan menimbulkan pertanyaan, uangnya dari mana. Itukan uang besar, pasti rakyat menduga pasti ada sponsor. Kita membaca perasaan dari masyarakat, masyarakat kan sudah pintar sekarang dan bisa membaca,\" tutur Dahlan di Basment Kementerian BUMN, Jalan Merdeka Selatan, Jakarta, Rabu (9/7). Lebih lanjut Dahlan menjelaskan, pada saat Menteri Keuangan masih dijabat oleh Agus Martowardojo, kementerian BUMN diminta untuk menyiapkan solusi apabila saham Newmont dibeli pemerintah. Kemudian, BUMN kata Dahlan, sudah menyiapkan pendanaan dan skema untuk mengambil alih saham Newmont. \"Dulu semua sudah siap, kalau sekarang pemerintah dalam hal ini menteri keuangan bilang BUMN tidak usaha lagi, ya terserah. Saya siap-siap saja. Sampai saat ini saya belum diajak ngobrol dengan pemerintah,\" pungkas bekas dirut PLN ini. Sebelumnya, Menteri Koordinator Perekonomian Hatta Rajasa mengatakan, saat ini pemerintah pusat tidak berkeinginan untuk membeli 7 persen saham Newmont. Keputusan pemerintah untuk membatalkan pembelian saham tersebut karena rumitnya proses birokrasi yang harus dilewati untuk mengambilalih saham itu. Salah satunya dengan meminta restu dari Dewan Perwakilan Rakyat (DPR). Oleh karena itu, dalam pembahasan Anggaran Pendapatan Belanja Negara (APBN), pemerintah tidak mengalokasikan dana untuk membeli saham Newmont. (chi/jpnn)

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

Sumber: