Daya Motor

Kemarahan Pelatih Mesir Hossam Hassan Pecah, Tuding Piala Dunia 2026 Diatur demi Messi

Kemarahan Pelatih Mesir Hossam Hassan Pecah, Tuding Piala Dunia 2026 Diatur demi Messi

Pelatih Mesir Hossam Hassan marah besar usai kalah dari Argentina.-@hossam9hassan-Instagram

"Jika mereka memang sangat ingin Argentina menang, mengapa mereka mengundang semua negara untuk datang dan berpartisipasi?" katanya.

BACA JUGA:Belum Dibayar Sejak Januari 2026, Dokter Spesialis RSUD Arjawinangun Terancam Hengkang

Pernyataan tersebut memperlihatkan besarnya rasa kecewa yang dirasakan kubu Mesir setelah gagal mempertahankan keunggulan atas juara bertahan.

Sebelumnya, gelandang Mesir Mostafa Ziko juga sempat mengungkapkan kecurigaan serupa. 

Ia menilai sejumlah keputusan wasit sepanjang turnamen cenderung menguntungkan Lionel Messi dan Argentina.

VAR Jadi Titik Balik Pertandingan

Kontroversi terbesar dalam laga ini terjadi pada babak kedua ketika Mesir berhasil mencetak gol yang seharusnya membawa mereka unggul lebih jauh.

Namun setelah dilakukan peninjauan melalui VAR, wasit memutuskan membatalkan gol tersebut karena menilai terjadi pelanggaran dalam proses terciptanya gol.

Keputusan tersebut memicu protes keras dari para pemain dan ofisial Mesir. Sejak momen itu, jalannya pertandingan berubah drastis. 

Argentina yang sebelumnya kesulitan membongkar pertahanan lawan mulai menguasai permainan dan meningkatkan intensitas serangan.

Momentum tersebut akhirnya menjadi awal kebangkitan tim asuhan Lionel Scaloni hingga mampu membalikkan keadaan secara dramatis.

Argentina Bangkit dari Ketertinggalan Dua Gol

Pertandingan sebenarnya diawali dengan kejutan. Mesir tampil disiplin dan efektif hingga mampu membuka keunggulan melalui sundulan Yasser Ibrahim.

Argentina sempat memperoleh kesempatan emas untuk menyamakan skor lewat titik penalti. 

Namun Lionel Messi gagal menjalankan tugasnya sebagai eksekutor sehingga skor tetap bertahan untuk keunggulan Mesir.

Cek Berita dan Artikel lainnya di Google News

Sumber:

Berita Terkait