Kejutan Indonesia di Asian Games 2026, Pentathlon dan Teqball Siap Berebut Medali Emas
Chef de Mission (CdM) Kontingen Indonesia Asian Games 2026, Todotua Pasaribu,[email protected]
NAGOYA, RADARCIREBON.COM – Kontingen Indonesia langsung mencuri perhatian pada rangkaian awal Asian Games Aichi-Nagoya 2026.
Meski upacara pembukaan belum resmi digelar, Merah Putih sudah memastikan dua wakilnya melaju ke partai final.
Dua peluang tersebut datang dari cabang olahraga pentathlon dan teqball.
Keduanya bahkan berpotensi menjadi sumber medali emas pertama Indonesia pada pesta olahraga terbesar di Asia tersebut.
BACA JUGA:Timnas Indonesia Absen di Asian Games 2026, Bukan karena Mundur, Ternyata, Ini Alasan Sebenarnya
Chef de Mission (CdM) Kontingen Indonesia, Todotua Pasaribu, mengatakan pencapaian itu menjadi kejutan tersendiri.
Sebab, pentathlon dan teqball sebelumnya tidak masuk dalam proyeksi utama perolehan medali Indonesia di Asian Games 2026.
Menurut Todotua, peluang tersebut kini menjadi momentum bagi atlet dari cabang olahraga lain untuk memberikan kejutan serupa.
"Dua atlet yang berhasil menembus final adalah Caroline Bangun dari nomor tunggal putri pentathlon dan Sumaya yang tampil pada nomor tunggal putri teqball," tuturnya, Sabtu 19 September 2026.
Dijelaskan, Caroline lebih dulu memastikan tiket ke final setelah menyelesaikan empat rangkaian perlombaan pentathlon Kamis 17 September 2026.
Atlet Indonesia itu mengumpulkan total 1.351 poin untuk mengamankan posisinya di partai puncak.
Sementara itu, Sumaya menyusul setelah tampil impresif pada semifinal teqball tunggal putri, Sabtu 19 September 2026.
BACA JUGA:432 Atlet Siap Bela Indonesia di Asian Games 2026, 35 Cabor Jadi Andalan
Menghadapi wakil India, Quimcy Joaquim Dsouza, Sumaya harus melewati pertandingan sengit sebelum akhirnya memastikan kemenangan. Ia menang dalam tiga set dengan skor 7-12, 12-9, dan 12-7.
Cek Berita dan Artikel lainnya di Google News
Sumber: reportase
