FAM Protes ke FIFA, Sebut Tambahan Injury Time 7 Menit di Laga Indonesia VS Bangladesh Itu Curang
Potret pemain Timnas Indonesia di menit-menit kritis saat lawan Bangladesh di FIFA ASEAN Cup 2026.-Instagram @timnasindonesia-radarcirebon.com
RADARCIREBON.COM - Asosiasi Sepak Bola Malaysia atau FAM, baru saja melayangkan protes kepada FIFA, dalam aduannya terkait laga terakhir FIFA ASEAN Cup 2026.
Tepatnya untuk pertandingan Indonesia VS Bangladesh, yang menurut federasi Malaysia ini terdapat kecurangan akibat tambahan waktu di injury time.
Menurut FAM, Indonesia melakukan kecurangan, akibat meraih tambahan 7 menit di injury time, hingga akhirnya dua gol tercipta dan mengandaskan mimpi Malaysia ke final.
Hingga kini, laporan FAM ke FIFA masih jadi bahan diskusi, walau sesimpel Indonesia telah sah meraih kemenangan, skor, atau aturan waktu bermain sesuai prosedur.
BACA JUGA:Malaysia Belum Puas, FAM Ngadu ke FIFA soal Tambahan Waktu Indonesia vs Bangladesh
Awal Mula Masalah
Malaysia VS Singapura berhasil dengan skor 6-0, Harimau Malaya tampil seolah kesurupan, di tengah The Lions atau Singapura yang tiba-tiba jadi kucing garong.
Malaysia semakin kuat di menit-menit akhir, sudah pede di awal kalau bakal lolos final. Akan tetapi, Indonesia menunjukkan mental Garuda, 2 gol tercetak di injury time.
Selama 37 detik penentuan, Garuda cetak 2 gol di injury time tambahan +7 menit ini. Tapi, pemain Bangladesh juga sempat mencetak 1 gol di waktu kritis tersebut.
Nah, masalah injury time inilah yang dipersoalkan FAM, katanya tidak sesuai prosedur permainan. Akan tetapi, Indonesia berhak dapat tambahan waktu, bukan cuma disuruh tambah gol lagi.
Tanggapan Timnas Indonesia
Bukan cuma Timnas Indonesia beserta ofisial dan tim kepelatihan. Melainkan semua rakyat Indonesia sudah tahu, bahwa pertandingan lawan Bangladesh ini hasilnya tetap sah.
Menilik injury time +7 yang diberi oleh wasit Nasrullo Kabirov ini, bisa terjadi akibat pada awalnya ada miskomunikasi antara wasit utama dan para ofisial permainan.
Cek Berita dan Artikel lainnya di Google News
Sumber:
