Daya Motor

Proyeksi Harga Emas Akhir Februari 2026: Bisa Naik, Bisa Turun

Proyeksi Harga Emas Akhir Februari 2026: Bisa Naik, Bisa Turun

Ilustrasi foto harga emas naik.-Pexels.com-

Hal-hal yang membuat harga emas menurun yaitu meredanya perang AS dan Venezuela; Rusia-Ukraina; dan perjanjian damai yang benar-benar dilakukan oleh pihak Israel terhadap Palestina. Selain ketegangan perang, kenaikan suku bunga dan menajamnya dolar AS akan membuat harga emas menurun.

Inflasi ideal yang diyakini adalah 2%, sedangkan persentasenya berada di kisaran 2,8% - 3,1% saat ini. Gubernur The Fed yang akan diganti (Jerome Powell) menjadi Kevin Warsh nanti Mei 2026, akan mendisiplinkan inflasi dan menaikkan suku bunga yang berdampak pada harga emas.

BACA JUGA: Billiard Sehat di Ciledug! Maxi Pool & Cafe Tawarkan Promo 2 Jam Mulai Rp40 Ribu

Karena pendirian Jerome dalam bidang ekonomi sangat berhati-hati dalam menaikkan suku bunga, selama bulan Februari ini harga emas akan naik. Berbeda dengan Kevin yang galak dalam urusan suku bunga dan inflasi.

Prediksi harga emas turun bulan ini sekitar $4.700 - $4.920 atau jika dirupiahkan Rp2,74 – Rp2,92 juta per gram. Kalau bicara persentase penurunannya dari tanggal 10 hingga akhir bulan minus 3% - 7%. Kenaikan masih lebih besar sepuluh hari sebelumnya dibandingkan penurunannya nanti.

Investor Nasib Indonesia

Untuk investor Indonesia yang membeli emas Antam untuk berinvestasi. Harga emas sekarang adalah Rp2,95 juta. Akan naik ke Rp3,1 – Rp3,3 juta per gram jika proyeksinya benar; dan turun Rp2,74 – Rp2,92 juta jika prediksi soal suku bunga dan gubernur The Fed yang baru juga benar.

Sebelum membeli emas Antam, pastikan amati kondisi yang mempengaruhi emas yang sudah disebutkan sebelumnya. Bila perang terlihat benar terjadi, emas bisa dibeli dari sekarang. Dan jika perang tidak terjadi, mungkin bisa berinvestasi ke obligasi atau deposito yang lebih menguntungkan.

BACA JUGA: Meriah! SMS Group Apresiasi Karyawan Berprestasi dalam Gala Premiere Kick Off 2026

Disclaimer: artikel ini mengambil data dari beberapa sumber seperti coincodex, ubs, gold pedia, dan laman-laman yang menyajikan informasi seputar harga emas dunia dan Antam. Jika ada kerugian atau kekeliruan dalam membeli emas, itu diluar tanggung jawab penulis.

Tulisan ini dibuat oleh mahasiswa magang UIN Siber Syekh Nurjati Cirebon. Penulis: Angga Putra Mahardika.

 

Cek Berita dan Artikel lainnya di Google News

Sumber: