Daya Motor

Kenapa Lebaran Tahun Ini Terasa Lebih Haru? Ini yang Bikin Beda!

Kenapa Lebaran Tahun Ini Terasa Lebih Haru? Ini yang Bikin Beda!

Kenapa Lebaran Tahun Ini Terasa Lebih Haru? Ini yang Bikin Beda!-pixabay-Radar Cirebon

RADARCIREBON.COM - Suasana Ramadhan selalu menghadirkan warna tersendiri di tengah masyarakat. Rasanya getir Ramadhan sudah datang duluan bahkan sebelum hilal benar-benar terlihat. Tahun ini, suasana Ramadhan terlihat lebih santai dan estetis, namun tetap memiliki makna yang di dalamnya.

Dari segi tampilan, warna-warna lembut masih menjadi favorit masyarakat. Sage green, cream, baby blue, sampai cokelat susu sering muncul di dekorasi rumah, outfit, bahkan feed Instagram. Kontennya pun semakin dekat dengan kehidupan sehari-hari.

Banyak di kalangan muda mulai melakukan berbagai persiapan menyambut Ramadhan 2026, ada yang membuat tantangan 30 hari memperbaiki diri, ada juga yang memasang target khatam Al-Qur'an, dan juga yang sedang tren saat ini yaitu konten GRWM atau Get Ready With Me un. Glow up di Ramadan sekarang bukan hanya soal penampilan luar, tapi juga soal hati dan kebiasaan yang pelan-pelan diperbaiki.

Soal konten, kreativitas semakin terlihat. Tren sebelum dan selama Ramadhan dengan transisi sederhana seperti tutup kamera pakai tangan atau kedip mata masih sering dipakai karena simpel tapi efektif. Banyak juga yang membuat transisi ganti outfit, dari baju santai ke gamis atau outfit bukber yang lebih rapi, mengikuti irama musik yang lagi viral.

BACA JUGA: Tak Boleh Tolak Pasien JKN Nonaktif, Rinna Suryanti: Nyawa Tak Bisa Dikalahkan Administrasi

Di dunia fashion, gaya yang simpel tetap menjadi pilihan populer dikalangan anak muda. Gamis polos, set tunik dan rok, atau outfit monokrom dengan hijab warna netral mendominasi. Bukber pun sekarang tidak selalu harus di tempat mewah. Banyak yang lebih memilih berkumpul sederhana di rumah dengan dekorasi meja yang hangat dan pencahayaan lembut.

Untuk kuliner, takjil tradisional tetap jadi primadona. Kolak, es buah, dan gorengan masih dicari, tapi tampilannya dibuat lebih rapi dan menarik. Minuman herbal dan infused water juga mulai banyak dipilih, terutama oleh yang ingin tetap menjaga stamina selama puasa.

Yang terasa berbeda, Ramadhan 2026 semakin lekat dengan dunia digital. Donasi bisa dilakukan hanya lewat satu klik, ajakan berbagi disebarkan lewat story dan link di bio di media sosial, dan kampanye kebaikan banyak didukung anak muda.

Ramadhan bukan tentang mengikuti tren semata. Semua estetika, video transisi, atau teknik editing hanyalah bagian kecil. Yang paling penting tetap suasananya lebih tenang, lebih sadar diri, dan lebih dekat dengan Tuhan. Di tengah rutinitas yang sering terasa cepat, Ramadhan menjadi waktu untuk berhenti dan memperbaiki diri secara perlahan.

“Artikel ini ditulis oleh Siti Salwa Maharani mahasiswa komunikasi penyiaran islm UINSSC yang sedang magang/PPL di Radar cirebon.”

BACA JUGA: Isu Timnas Indonesia Absen di Asian Games 2026, NOC Buka Suara

Cek Berita dan Artikel lainnya di Google News

Sumber:

Berita Terkait