Daya Motor

Tips Sahur Sehat Ala Dokter Tirta, Bukan Soal Porsi Tapi Komposisi

Tips Sahur Sehat Ala Dokter Tirta, Bukan Soal Porsi Tapi Komposisi

Sayur dan buah-buahan baik dikonsumsi saat sahur pertama di Ramadan 1447 H.-Devon Breen-Pixabay

Kedua nutrisi ini dicerna lebih lambat sehingga membantu mempertahankan rasa kenyang lebih lama serta menjaga kestabilan gula darah.

BACA JUGA:11 Menu Sahur Sederhana dan Praktis, Cocok untuk Anak Kost hingga Pekerja Sibuk

Beberapa contoh menu sahur yang direkomendasikan antara lain telur, dada ayam, ikan, alpukat, sayuran hijau, serta kurma dalam jumlah secukupnya.

Protein berperan dalam memperlambat proses pengosongan lambung, sedangkan serat membantu memperlambat penyerapan glukosa ke dalam darah. Kombinasi ini membuat energi lebih stabil sepanjang hari.

Selain itu, ia juga mengingatkan pentingnya menjaga asupan cairan yang cukup saat sahur agar tubuh tidak mudah dehidrasi selama berpuasa.

Dokter Tirta berharap masyarakat bisa lebih bijak dalam mengatur menu sahur agar ibadah puasa tetap lancar tanpa mengganggu produktivitas.

“Sahur itu bukan soal kenyang banget, tapi soal tahan lama dan stabil energinya,” tegasnya.

Dengan memilih makanan tinggi protein, serat, serta mengurangi karbohidrat berlebih, puasa bisa dijalani dengan kondisi tubuh yang lebih bertenaga dan fokus.

Memasuki bulan Ramadan, pola makan yang tepat menjadi salah satu kunci menjaga kesehatan. Jadi, daripada menambah porsi nasi, mungkin sudah saatnya mulai menata ulang komposisi menu sahur Anda. (*)

Cek Berita dan Artikel lainnya di Google News

Sumber: reportase