Garansi Mobil Berakhir, Jangan Kaget! Ini Perkiraan Biaya Perawatan yang Perlu Disiapkan
Estimasi bugdet untuk servis kendaraan roda empat setelah masa garansi pabrik selesai.-DuaEnam KosongLima-pexels.com
RADARCIREBON.COM - Selama masa garansi, pemilik mobil biasanya merasa lebih tenang ketika kendaraan membutuhkan perawatan.
Jadwal servis sudah ditentukan, buku panduan menjadi acuan, dan beberapa biaya tertentu bahkan bisa masuk dalam program servis dari pabrikan.
Namun, ketenangan itu mulai berubah ketika masa garansi berakhir.
Mobil tentu tidak berhenti membutuhkan perawatan hanya karena garansinya selesai.
BACA JUGA:Ini 7 Tanaman Penyerap Bau dalam Ruangan, Bikin Rumah Lebih Segar dan Nyaman
Oli tetap harus diganti, filter perlu diperiksa, rem bisa mengalami keausan, dan berbagai komponen lainnya memiliki usia pakai.
Artinya, pemilik perlu mulai memasukkan biaya perawatan kendaraan ke dalam anggaran rutin.
Hal yang sering membuat bingung adalah tidak adanya angka pasti untuk biaya servis setelah garansi. Setiap mobil memiliki kebutuhan yang berbeda.
Mobil yang jarang digunakan tentu bisa memiliki kondisi berbeda dengan kendaraan yang setiap hari digunakan untuk bekerja atau perjalanan jauh.
Karena itu, memperkirakan biaya sejak awal dapat membantu pemilik kendaraan menghindari pengeluaran mendadak. Lalu, berapa sebenarnya dana yang perlu disiapkan?
Servis rutin tetap menjadi pengeluaran utama
Setelah garansi berakhir, servis berkala tetap menjadi kebutuhan paling dasar. Penggantian oli, filter, pemeriksaan rem, pengecekan cairan kendaraan, hingga pemeriksaan komponen tertentu biasanya dilakukan berdasarkan jarak tempuh atau periode waktu.
BACA JUGA:Kapal Bawa 7 Jurnalis Hilang Kontak Saat Liputan Erupsi Anak Krakatau, Pencarian Dilanjutkan Besok
Untuk mobil keluarga pada umumnya, pemilik dapat menyiapkan anggaran sekitar Rp1–3 juta per tahun sebagai gambaran awal untuk perawatan rutin.
Cek Berita dan Artikel lainnya di Google News
Sumber:
