Mitos atau Fakta iPhone Lebih Awet daripada Android? Ini Perbandingannya
Masih banyak pengguna yang meyakini bahwa iPhone lebih awet daripada Android. -@magnific -Freepik
Artinya, ponsel yang dianggap “tidak awet” belum tentu disebabkan oleh sistem Android.
Bisa jadi, perbandingan yang dilakukan memang tidak seimbang karena mempertemukan flagship dengan ponsel kelas menengah atau entry-level.
Fakta yang Jarang Dibahas, iPhone Juga Bisa Melambat
Jangan buru-buru menganggap iPhone kebal terhadap usia.
Apple pernah diketahui membatasi performa iPhone lama untuk mengimbangi kondisi baterai yang sudah menurun. Kebijakan tersebut sempat memicu kontroversi besar.
Kasus tersebut menunjukkan satu hal penting: baterai merupakan salah satu titik lemah semua ponsel, baik iPhone maupun Android.
Setelah digunakan selama dua hingga tiga tahun, kemampuan baterai pada smartphone umumnya akan menurun.
Pada kondisi tertentu, penggantian baterai dapat menjadi solusi agar perangkat kembali nyaman digunakan.
Jadi, usia panjang sebuah ponsel tidak hanya ditentukan oleh merek, tetapi juga kondisi baterai, perangkat keras, pembaruan sistem, dan pola penggunaan.
Soal Fisik, Tidak Ada Juara Mutlak
Dari sisi ketahanan fisik, tidak ada pemenang mutlak antara iPhone dan Android.
Flagship dari kedua kubu sama-sama menggunakan material premium, seperti rangka logam atau titanium, kaca pelindung generasi terbaru, serta sertifikasi ketahanan terhadap air dan debu.
Seberapa lama sebuah ponsel mampu bertahan ketika terjatuh lebih banyak ditentukan oleh model, material, kondisi perangkat, serta cara pemakaian.
Dengan kata lain, logo di bagian belakang ponsel bukan jaminan bahwa perangkat tersebut pasti lebih tahan banting.
Keunggulan Nyata iPhone: Nilai Jual Kembali
Cek Berita dan Artikel lainnya di Google News
Sumber:

