Daya Motor

Gaya Hidup Tak Ingin Lukai Binatang

Gaya Hidup Tak Ingin Lukai Binatang

BACA JUGA:Gaya Hidup Modern Picu Risiko Penyakit Kronis, Primaya Hospital Bekasi Barat Luncurkan Wellness Center ?

"Saya kasih tahu ke anak-anak tentang proses pemotongan binatang. Setelah itu, akhirnya anak-anak jadi nggak tega untuk makan daging. Saya juga mengajarkan bahwa kita tetap bisa hidup tanpa melukai binatang," kata ibu empat anak ini.

Memilih untuk menjadi seorang vegan bukan berarti tanpa hambatan, anak ketiga keluarga Widagdo, Tania Alexandra Widagdo (14) sempat kesulitan menahan hasrat untuk makan daging. Terlebih saat dirinya sedang jalan atau keluar bersama teman-temannya.

"Awalnya memang susah, saat jalan sama teman, dan mereka makan daging, ya mau saja. Tapi karena sudah diniatin jadi vegan, ya akhirnya bisa. Dan sekarang sudah terbiasa," jelas siswi SMPK 1 BPK Penabur ini.

Hal sama dialami oleh Henry Andreas Widagdo (17). Pelajar SMAK 1 BPK Penabur ini juga sempat kesulitan mencari makan untuk vegan bila sedang bersama teman-teman.

BACA JUGA:Lenovo Legion Go 2 Dukungan Ekosistem Legion Terbaru:Hadirkan Pengalaman Gaming Imersif untuk Gaya Hidup Gamer

"Kalau kayak waktu itu lomba di luar kota, dan teman-teman yang lain pesan nasi goreng, paling saya pesannya nasi goreng sayur. Nggak pakai telur sama daging," ucap anak kedua ini.

Selain itu, kesulitan lain yang dirasakan adalah mencari  makanan khusus untuk vegan. Melissa Theodora Widagdo (19), putri pertama dari keluarga Widagdo mengaku untuk kota Cirebon sendiri, restoran vegetarian itu sedikit.

"Kebetulan kami juga jarang makan di luar. Kalau di kota-kota besar, itu restoran untuk vegetarian udah banyak. Di Aussie (Australia) juga cari restoran untuk vegan itu sudah gampang, karena orang sana, sadar bahwa menjadi vegan itu adalah sesuatu yang baik," tutur mahasiswi Curtin University, Perth, Australia ini.

Tidak hanya kepada ketiga anaknya, Nirmala juga menerapkan pola vegan pada anaknya yang paling kecil, Kevin Adrian Widagdo (10).

BACA JUGA:4 Bahan Alami untuk Mengatasi Tumit Kaki Pecah-Pecah, Bisa Dicoba di Rumah

Sejak masih kecil, Kevin memang sudah dibiasakan untuk menjadi seorang vegan.

HEWAN KESAYANGAN IKUT VEGAN

Pola hidup tidak makan daging ini juga diterapkan pada kesebelas anjing yang dipelihara oleh keluarga Widagdo. Berbeda dengan anjing lainnya yang terbiasa makan daging, anjing milik keluarga Widagdo lebih menyukai nasi, tempe, dan wortel.

"Pertamanya memang suka makan daging, tapi kok malah sering sakit. Pas kita ganti menu makannya sama tempe rebus, nasi, atau wortel, malah jadi lebih sehat. Sekarang malah kalau ada orang yang bawa daging, anjing milik kita biasa saja, nggak ngejar. Tapi kalau ada yang bawa tempe atau sayur lainnya, malah ngejar," jelas Henry Andreas Widagdo.

Cek Berita dan Artikel lainnya di Google News

Sumber:

Berita Terkait