Kesalahan Teknis, Muscab III DPC Apdesi Majalengka Berakhir Deadlock
Pemilihan Ketua DPC Apdesi Kabupaten Majalengka dalam Muscab III berakhir deadlock setelah banyak kepala desa meminta perubahan tatib.-Ono Cahyono-Radar Majalengka
MAJALENGKA, RADARCIREBON.COM - Pelaksanaan Musyawarah Cabang (Muscab) III Dewan Pimpinan Cabang (DPC) Asosiasi Pemerintah Desa Seluruh Indonesia (Apdesi) Kabupaten MAJALENGKA, berakhir deadlock.
Hal tersebut disebabkan banyaknya peserta musyawarah yang menolak tata tertib (Tatib), pemilihan ketua yang dinilai tidak sesuai harapan mereka.
Mengenai Muscab III DPC Apdesi Majalengka yang berakhir deadlock, diakui Sam Saksi, selaku pimpinan sidang.
Sam Saksi yang juga Wakil Ketua DPD Apdesi Provinsi Jawa Barat, mengakui adanya kesalahan teknis dalam penyelenggaraan sejak awal.
BACA JUGA:Pemprov Jateng Tutup U-Turn di Depan Pabrik Polytron untuk Urai Kemacetan di Sayung Demak
BACA JUGA:Peringati Hari Bahayangkara Ke-79, Polresta Cirebon Gelar Pemeriksaan Kesehatan Gratis
Ia menyatakan bahwa kegiatan ini seharusnya berstatus Musyawarah Cabang Luar Biasa (Muscablub).
"Seluruh pengurus, baik DPC maupun DPK, telah demisioner sejak kepengurusan sebelumnya berakhir pada 2023. Maka, seharusnya dilaksanakan Muscablub, bukan Muscab biasa," ujar Sam dikutip dari Koran Radar Cirebon Edisi Kamis, 12 Juni 2025.
Sam menambahkan, seharusnya tata cara musyawarah tersebut dimulai dari awal, mengingat masa jabatan pengurus lama telah habis lebih dari satu tahun.
Meski demikian, Sam mengapresiasi antusiasme peserta Muscab yang menyuarakan aspirasi dan menginginkan perubahan dalam tata tertib.
BACA JUGA:Viral Video Kuwu Dugem di Cirebon, Casmari Mengaku Sudah Diperiksa, Kabid Jelaskan Soal Sanksi
BACA JUGA:DPRD Komitmen Dukung Upaya Penanganan Kenakalan Remaja
Menurutnya, hal tersebut menunjukkan tingginya kepedulian kepala desa terhadap DPC Apdesi Kabupaten Majalengka.
"Artinya, tingkat kepedulian para kepala desa terhadap DPC Apdesi sangat tinggi. Semua ingin hak suaranya diakomodasi," ungkapnya.
Cek Berita dan Artikel lainnya di Google News
Sumber:


