Klaim Bupati Eman, 2.500 Warga Majalengka Diterima Kerja di Pabrik Tanpa Bayar
Bupati Majalengka tidak segan-segan bakal melakukan tindakan tegas kepada pelaku beras oplosan yang melakukan praktiknya di Kota Angin.-Baehaqi-Radarcirebon.com
RADARCIREBON.COM – Baru-baru ini klaim Bupati Majalengka, H Eman Suherman menjadi perhatian publik.
Klaim Bupati Eman menyebutkan bahwa sebanyak 2.500 warga Majalengka diterima kerja di pabrik tanpa bayar setelah dirinya memimpin.
Eman Suherman mengungkapkan bahwa 100 hari setelah dirinya dilantik, sebanyak 2.500 warga Majalengka berhasil diterima kerja di berbagai perusahaan tanpa harus membayar biaya penyaluran.
Ema mengungkapkan, bahwa program 100 hari kerjanya sebagai Bupati Majalengka, telah berhasil menciptakan lebih dari 2.500 peluang kerja.
BACA JUGA:Jawa Barat Dipecah Jadi 5 Provinsi Baru, Ada Nama Provinsi Cirebon Raya dan Pantura
BACA JUGA:Satresnarkoba Polresta Cirebon Blusukan ke Desa, Sosialisasikan Bahaya Narkoba
“Sebanyak 2.500 warga Majalengka telah berhasil ditempatkan di berbagai perusahaan atau pabrik tanpa biaya penyaluran,” ungkapnya belum lama ini dilansir dari Harian Radar Cirebon.
Dia menambahkan, bahwa target Pemkab Majalengka yakni menyalurkan 1.000 orang tenaga kerja. Namun target itu berhasil terlampaui.
“Kami sangat bersyukur, target awal sebanyak 1.000 orang justru tercapai lebih dari dua kali lipat,” imbuhnya.
Di sisi lain, Eman menyoroti praktik curang masih sering dilakukan oleh masyarakat, yakni ketika calon tenaga kerja harus membayar sejumlah uang kepada oknum agar bisa diterima di perusahaan tertentu.
Dia menegaskan, bahwa selama dirinya memimpin Kabupaten Majalengka, praktik percaloan itu akan diberantas.
“Saya akan menindak tegas oknum-oknum yang masih melakukan praktik percaloan, dan masyarakat tidak perlu takut untuk melapor,” tandas Eman.
Namun demikian, klaim Bupati Eman mengenai 2.500 tenaga kerja di Majalengka telah tersalurkan memicu bergai reaksi publik.
Cek Berita dan Artikel lainnya di Google News
Sumber:


