Wakil Walikota Cirebon Datangi Rumah Tasmi, Temui Anak TKW yang Meninggal di Malaysia
Wakil Walikota Cirebon, Siti Farida Rosmawati bersama Fuji, anak almarhumah Tasmi, TKW yang meninggal di Malaysia.-Foto: Abdullah-radarcirebon.com
RADARCIREBON.COM - Tenaga Kerja Wanita (TKW) asal Kelurahan Sunyaragi, Kecamatan Kesambi, Kota Cirebon, Tasmi meninggal dunia di Kuala Lumpur, Malaysia.
Keluarga sempat mengalami kesulitan dalam pemulangan jenazah dan membuat kejadian ini mendapatkan perhatian luas.
Wakil Walikota Cirebon, Hj Siti Farida Rosmawati, berkunjung ke rumah almarhumah Tasmi.
Wakil walikota bertemu langsung Fuji anak dari dari Tasmi. Tampak hadir pengurus Wilayah Muslimat NU Jawa Barat dan Pengurus Muslimat Kota Cirebon.
Siti Farida Rosmawati menyampaikan, kehadirannya ke rumah Tasmi dalam rangka menyampaikan duka cita mendalam.
Dalam pertemuan itu, Siti Farida mengaku terenyuh. Apalagi, setelah mengetahui bahwa Fuji sudah 12 tahun tidak bertemu ibunya.
Pada saat menerima informasi Tasmi meninggal dunia, Fuji juga yang inisiatif datang ke Dinas Tenaga Kerja (Disnaker) Kota Cirebon untuk menyampaikan laporan.
"Sore ini kabarnya proses kepulangannya ke Indonesia. Ada 2 rekan dari almarhum di Malaysia. Nanti Anaknya akan di video call memastikan benar benar almarhumah," tuturnya.
BACA JUGA:Senam Ceria Lansia Bersama Siti Farida Rosmawati di Kasunean Cirebon
Siti Farida mendorong ikhtiar kolaboratif seluruh elemen bangsa, baik pemerintah pusat, Kementerian Luar Negeri, Badan Perlindungan Pekerja Migran Indonesia (BP2MI), maupun masyarakat luas.
Khususnya warga Cirebon untuk bersama-sama mengawal dan membantu pemulangan jenazah Tasmi ke kampung halamannya.
“Kita tidak bisa membiarkan keluarga menanggung kesedihan dan beban finansial sendirian. Mereka membutuhkan kehadiran negara secara nyata,” ujar Wanita yang akrab disapa Rida.
Rida sudah memerintahkan OPD terkait untuk segera menghubungi pihak-pihak dan segera melakukan koordinasi secepatnya dengan BP2MI, serta Kementerian Sosial, dan kementerian Luar Negeri agar proses pemulangan jenazah dapat segera terealisasi.
Cek Berita dan Artikel lainnya di Google News
Sumber:

